33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Mencuri di Pemkot Salatiga Paling Mudah

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SALATIGA – Adi Nugroho, 35, warga Magelang, tersangka pelaku pencurian di gedung Setda Salatiga berhasil dibekuk aparat Polres Salatiga. Rupanya pelaku sudah beraksi lebih dari 20 TKP di instansi pemerintahan. Bahkan pelaku mengaku paling mudah saat beraksi di Pemkot Salatiga.

“Saya masuk dan keluar lewat pintu depan. Saya tidak tahu dimana para penjaga, dan setelah keluar saya langsung kabur ke Magelang,” jelas Adi Nugroho dalam gelar perkara di pendopo Polres Salatiga, kemarin siang.

Dia mengaku baru pertama kali datang ke Salatiga. Ia tiba di Salatiga sekitar pukul 21.00 malam dengan sepeda motor miliknya. Awalnya ia menyasar RSUD. “Namun gagal karena kepergok satpam saat membuka pintu ruang kerja direktur,” jelas pria yang masih membujang tersebut.

Kemudian, ia pun mengalihkan sasaran ke pemkot yang tidak jauh dari lokasi. Setelah sempat mengamati, ia pun memarkir sepeda motor tidak jauh dari lokasi, yakni di sebuah kafe di sekitar lapangan Pancasila. Kemudian ia berjalan kaki ke pemkot yang berjarak sekitar 100 meter.

“Saya cek pintu gerbang tidak dikunci dan saya buka langsung masuk ke dalam. Hingga akhirnya berhasil masuk dan mengambil uang dan beberapa barang. Setelah itu keluar lagi lewat depan,” papar Adi dihadapan Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto.

Setelah itu, ia langsung ke Magelang dan menjual barang hasil curian. Selain itu, untuk menghilangkan jejaknya, ia membeli laptop dengan uang yang diperoleh. Laptop baru itu digadaikan kemudian uangnya untuk memenuhi kebutuhan.

Adi mengaku telah beraksi lebih dari dari 20 lokasi instansi pemerintah. Ia pernah mendekam di Lapas Semarang selama 10 bulan akibat ketahuan hendak mencuri di RSUP dr Kariyadi Semarang. Namun ia mengakui jika aksi di Salatiga adalah yang termudah dilakukannya.

Kapolres Salatiga AKBP Happy Perdana Yudianto mengatakan, penangkapan pelaku dari penelusuran rekaman kamera pengintai (CCTV) di RSUD dan Pemkot Salatiga. “Semua harus waspada dan bersama menjaga keamanan lingkungan agar kejadian seperti ini tidak terulang,” jelas Kapolres.

Jajaran reskrim memang mendapatkan rekaman CCTV saat pelaku beraksi di Pemkot. “Namun rekaman yang kelihatan jelas pelaku berasal dari RSUD,” imbuh Kasat Reskrim AKP Moch Zazid. Dan setelah dicek, kedua gambar sama, akhirnya polisi berhasil melacak pelaku alamat pelaku pencurian tersebut. (sas/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

North Region Borong First Team

SOLO - Lima pemain basket cewek dan lima pemain untuk tim cowok serta dua pelatih sudah ditunjuk masuk dalam First Team yang berhak menjalani...

Pernah Dipakai Berendam Soeharto

Di tengah ramainya kota metropolitan Semarang ada simpul-simpul alami berupa mata air atau sendang. Namun keberadaan sendang-sendang tersebut kian terhimpit bangunan modern dan permukiman. RADARSEMARANG.COM...

Konser Anji Romantis Penuh Cinta

SEMARANG-Penyanyi solo Anji menyuguhkan suasana konser yang terasa romantis dan penuh cinta, saat tampil di Orbit Club & Karaoke Semarang, Jumat (8/9) malam kemarin....

Bapak-Anak dan Dosen Undip Tewas

SEMARANG-Kecelakaan mobil rombongan pengantar pengantin yang tertabrak Kereta Api (KA) Argo Anggrek No Loko CC 2061392 hingga terbakar di perlintasan KA tanpa palang pintu...

Dua Napi Ikut UNBK Paket C

SEMARANG - Dua warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Kejar Paket C, Sabtu (15/4) kemarin....

Pemkab Magelang Wajib Jamin Ketersediaan Pupuk dan Menyiapkan Produk Unggulan

Pansus II DPRD KabupatenMagelang telah menyelesaikan pembahasan Raperda Perlindungan dan Pemberdayan Petani dan Usaha Peternakan. Dua perda tersebut dinilai sangat strategis untuk mendorong daerah...