27 C
Semarang
Kamis, 10 Juni 2021

Lima Jabatan Kosong, Siapkan Lelang Terbuka

UNGARAN – Bupati Semarang Mundjirin akan melakukan lelang terbuka untuk mengisi kekosongan lima jabatan eselon II. Diantaranya Kepala Diskominfo, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, serta Asisten III, serta Staf Ahli Bupati Semarang bidang Pemerintahan.

“Jadwal lelang jabatan eselon II kami serahkan Pansel (panitia seleksi), tapi kita minta secepatnya. Kalau selesai April ini ya syukur, karena kita tetap harus konsultasi ke Komisi Aparatur Sipil Negara (ASN),” ujar Mundjirin saat ditemui usai upacara mutasi delapan pejabat eselon II, Senin (10/4).

Delapan pejabat yang dimutasi meliputi Kepala Barenlitbang Yusuf Ismail dimutasi menjadi  Staf Ahli Bupati Semarang bidang Kemasyarakat dan SDM, Staf Ahli Pemerintahan Hukum dan Politik Jati Trimulyanto dimutasi menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Semarang.

Selain itu Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Semarang Choliq dimutasi menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Semarang, dan Kepala Disnaker Soemardjito dipindah menjadi Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Semarang.

Kemudian Staf Ahli Bupati Semarang bidang Kemasyarakatan dan SDM Ani Raharjo kini menjadi Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Semarang Moch Riyanto dimutasi menjadi Kepala Disnaker.

Kepala Dinkes Gunadi dimutasi menjabat Kepala Dinsos, dan Anang Dwinanto yang menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Semarang kini sebagai Kepala Barenlitbang.

Mundjirin berharap pejabat bisa beradaptasi dengan cepat. “Saya minta pejabat yang baru saja dilantik mempelajari aturan-aturan yang berlaku, baik secara umum maupun instansinya,” katanya.

Ia juga meminta agar pejabat yang baru nantinya dapat lebih berkoordinasi dengan pejabat lain dalam hal perencanaan regulasi. Agar, kasus seperti penjiplakan Raperda beberapa waktu lalu tidak kembali terulang.

Sekda Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono menambahkan, pekerjaan dari delapan pejabat tersebut akan lebih baik lagi manakala terdapat perencanaan yang matang. “Intinya di  perencanaan. Adanya pengalaman kurang baik beberapa waktu lalu kita sikapi dengan  lebih teliti lagi, mudah-mudahan ke depan tidak ada permasalahan,” katanya. (ewb/zal)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here