26 C
Semarang
Selasa, 8 Juni 2021

Masih Banyak Anak Sulit Akses PAUD

DEMAK-Tempat pendidikan anak usia dini (PAUD) di Desa Purworejo, Kecamatan Bonang, dikunjungi  Mr Diego Curvo dari lembaga pemerhati pendidikan anak asal Kindernothilfe (KNH), Jerman.

Ia didampingi lembaga mitranya di Indonesia Ananda Marga Universal Relief Team (AMURT) Indonesia. Di desa pesisir Demak ini, Diego Curvo menyambangi PAUD Bina Kasih Bangsa. PAUD ini berada di kawasan kumuh pinggir kali di kampung nelayan, tepatnya di sebelah selatan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bonang, Demak.

Kedatangannya bersama rombongan dari AMURT yang berkantor di Semarang ini, disambut meriah ratusan anak-anak dan para orang tua murid. Di PAUD yang didirikan oleh mantan Kepala Desa Purworejo Haji Ali As’ad ini,  Diego dikerubuti siswa.

Diego Curvo mengatakan, pihaknya merasa senang bisa berbaur dengan anak-anak tersebut. Di sekolah ini, sedang diselenggarakan acara parenting program (program pengasuhan anak) dan reading program (program membacakan buku cerita pada anak). Buku cerita dibacakan oleh orang tua kepada anaknya.

“Saya senang sekali bisa datang disini bertemu anak-anak dan para guru PAUD. Terima kasih atas sambutannya yang meriah,” ujar Diego didampingi CEO AMURT Indonesia, I Gusti Putu Wati Hernawati.

Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Demak Afida Aspar mengatakan,  anak-anak usia dini di Demak masih banyak yang belum mendapat akses PAUD. Namun begitu, saat ini angka partisipasinya sudah lebih dari 60 persen. “Maka kita terus berusaha meningkatkan pelayanan PAUD bagi anak-anak usia nol sampai enam tahun itu,” katanya. Pemkab Demak, lanjut dia, juga terus meningkatkan anggaran untuk memberi pelatihan bagi guru PAUD dan mengupayakan kesejahteraan mereka. (hib/zal)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here