Hendi Minta Semua Rusunawa Dicek

  • Bagikan

SEMARANG – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menginstruksikan agar semua Rumah Susun Sewa Sederhana (Rusunawa) di Kota Semarang dicek. Apabila ditemukan fasilitas membahayakan harus secepatnya diperbaiki.

Ini sebagai antisipasi agar kejadian meninggalnya balita berusia 3 tahun, Wandafa Aldiyansyah atau Daffa akibat terjatuh dari lantai 3 Rusunawa Kaligawe Semarang, tidak terulang lagi.

”Kami minta kepala dinas mengecek semua Rusunawa. Jika ditemukan fasilitas yang perlu perbaikan, harus segera diperbaiki,” kata Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi, saat mengunjungi Rusunawa Kaligawe Semarang sekaligus memberi tali asih kepada Iwan Setiawan, 30 dan Dhani Merdekawati, 29, orang tua korban, Senin sore (10/4) kemarin.

Hendi meminta, peristiwa ini agar bisa diambil hikmahnya, menjadi pelajaran berharga sekaligus evaluasi bagi semua. ”Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Hidup dalam lingkungan seperti Rusunawa butuh kehati-hatian. Dengan lahan yang terbatas, tempatnya tinggi. Maka pada saat lengah sedikit, kejadian seperti ini bisa saja terulang lagi,” katanya.

Saat pengecekan di lokasi kejadian, Hendi mengakui sarana prasarana di Rusunawa Kaligawe tergolong bangunan lama. Beberapa pagar di lantai atas ada yang keropos. ”Beberapa warga ada yang peduli membenahi dengan memberi pagar dengan diberi tali. Ini memang bangunan lama, perlu diperbaiki. Jika ada pagar keropos segera diperbaiki,” katanya.

Termasuk bila warga penghuni Rusunawa tidak nyaman harus ditingkatkan, baik keamanan maupun kenyamanannya. ”Tadi ada keluhan genting bocor, nanti secepatnya diperbaiki,” katanya.

Dia juga meminta agar warga di Rusunawa bisa berperan aktif, apabila menemukan sarana dan prasarana kurang layak, untuk segera melaporkan ke pihaknya. Kekurangan-kekurangan kinerja yang dilakukan pemerintah bisa di-back up dengan peran aktif dari warga melalui bentuk aduan maupun pelaporan. Baik secara langsung maupun melalui media sosial.

”Misalnya ada kekurangan-kekurangan, seperti pagar keropos, maupun kebocoran-kebocoran, bisa dilaporkan kepada saya. Bisa juga ke pak camat, lurah, atau Lapor Hendi SMS 1708, Twitter, Instagram,” katanya.

Iwan Setiawan, mengaku berterima kasih karena kejadian meninggalnya Daffa, mendapatkan perhatian dari wali kota. ”Kami berharap, pemerintah melakukan perbaikan Rusunawa. Agar lebih aman dan jangan sampai menimpa anak orang lain,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Muthohar mengatakan, sudah menyiapkan anggaran untuk perbaikan Rusunawa di Kota Semarang. Tidak hanya Rusunawa Kaligawe, namun Rusunawa lain yang didapati ada sarana prasarana tidak layak akan segera diperbaiki secepatnya. ”Semua akan kami inventarisasi terlebih dahulu. Apa saja kerusakannya, secepatnya akan kami perbaiki menggunakan anggaran perbaikan. Minggu ini mungkin bisa,” katanya.

Namun demikian, saat ditanya menyiapkan anggaran berapa, Muthohar tak berkenan membeberkan. ”Ya ada anggaran lah, perbaikan bisa menggunakan anggaran pemeliharaan. Tapi kalau kerusakannya berat akan kami ajukan di anggaran perubahan,” katanya. (amu/ida/ce1)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *