33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Pemkab Kewalahan Atasi Enceng Gondok

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN – Pemkab Semarang kewalahan mengatasi enceng gondok yang menutup permukaan Rawa Pening hingga ratusan hektare. Bupati Mundjirin berharap pemerharap bantuan dari pemerintah pusat untuk menangani Rawa Pening.

“Persoalan ini memang dari dulu tidak selesai-selesai, karenannya ini butuh penanganan khusus dari pihak Kementerian,” ujar Mundjirin, Minggu (9/4). Selain enceng gondok, persoalan lain yaitu minimnya kesadaran masyarakat dalam membuang sampah.

Saat ini masih banyak ditemukan sampah yang bercecer baik itu dimuka maupun di dasar rawa. Sampah tersebut membuat pendangkalan. “Kita memang butuh banyak alat untuk membersihkan enceng gondok ini. Selain enceng gondok memang sampah juga jadi masalah,” tegasnya.

Meski begitu, Mundjirin tetap optimis apabila pemerintah pusat akan turun tangan untuk segera membenahi Rawa Pening.

Dari Pemkab Semarang, saat ini yang sudah bisa dilakukan yaitu penataan infrastruktur jalan. Di mana pembangunan akses jalan menuju Rawa Pening diperbaiki secara bertahap. Hanya saja perbaikan infrastruktur terhambat persoalan status tanah. Akses menuju Rawa Pening hampir 60 persen merupakan jalan milik pemerintah desa.“Karena dari regulasi kita tidak boleh membangun jalan desa. Boleh bangun asal diserahkan ke kita dulu. Namun itu juga butuh proses,” tuturnya.

Sementara itu dalam kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono, Jumat (7/4), lalu mengatakan, jika pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR ingin adanya percepatan pembersihan eceng gondok di Rawa Pening. Upaya percepatan tersebut akan direalisasikan dengan penambahan sejumlah alat pembersih eceng gondok yang akan ditempatkan di sejumlah titik baru.

Penambahan alat berupa Dredger (alat penarik eceng gondok) dan Aquatic Weed Harvester (mendorong eceng gondok ke tepian) untuk mengoptimalkan proses pembersihan yang sudah berlangsung sejak bulan Januari 2017.

“Saat ini kami sudah operasionalkan delapan alat, yang mampu membersihkan hamparan eceng gondok satu hektare per hari,” ujar Basuki saat di Jembatan Biru Rawa Pening.

Basuki juga menjelaskan jika pihaknya saat ini belajar dengan Menteri Sumber Daya Air dari China yang memiliki agensi untuk mengurus danau.

Hal ini lantaran Rawa Pening termasuk danau yang tidak sehat di Indonesia karena banyaknya eceng gondok. “Kami juga akan buat unit khusus seperti agensi dari Menteri Sumber Daya Air China untuk mengurus danau-danau di Indonesia,” ujarnya. (ewb/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tol Digunakan Pemudik, Warga Klunjukan Demo

KAJEN-Diresmikannya akses jalan tol Pemalang-Batang untuk jalur para pemudik Lebaran 2017, Kamis (15/6) kemarin, menuai keberatan bagi warga sekitar. membongkar akses jalan di Dukuh...

SS : Popularitas Naik 100 Persen

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pasangan calon (paslon) nomor urut 2, Sudirman Said-Ida Fauziah tetap optimistis meski angka popularitas dari hasil survei yang dilakukan internal Partai...

Kirab Budaya Meriahkan Hari Jadi ke 396 Kabupaten Pekalongan

RADARSEMARANG.COM - KIRAB budaya dengan tokoh Ki Ageng Cempaluk, pendiri Kabupaten Pekalongan, yang digelar Sabtu (25/8), semakin menyemarakkan Hari Jadi ke-396 Kabupaten Pekalongan. Berbagai prosesi...

Pemkab Siap Polisikan Kampung Rawa

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN–Pemkab Semarang siap membawa ke ranah hukum dan ke kepolisian. Jika manajemen Kampung Rawa di Desa Bejalen Kecamatan Ambarawa berani membuka segel Satpol...

Kepala Bulog Bantah Tudingan Juru Timbang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Kepala Bulog Divre Jateng, Djoni Nur Ashari membantah semua tudingan juru timbang Bulog Randugarut, Semarang yang didudukan sebagai terdakwa perkara dugaan korupsi, Nurul...

Anggaran Polres Dipangkas

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID — Anggaran kegiatan di Polres Magelang mengalami pengurangan dibandingkan tahun 2017 lalu. Meski demikian, kepolisian menyatakan siap melakukan kerja ekstra sebagai penjaga...