33 C
Semarang
Kamis, 9 Juli 2020

Musik Akustik dan Hip-hop Tutup Festival Kuliner

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

MAGELANG – Alunan akustik dari Light Night Magelang dan suguhan lengkingan hip hop dari Petho Beatz Magelang, menutup rangkaian acara Festival Kuliner Magelang 2017 yang berlangsung sejak Jumat-Minggu (7-9 April).

Festival Kuliner mampu menyedot animo masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya. Salah seorang pengunjung, Erna, warga Karet Kelurahan Jurangombo Selatan, kepada Radar Kedu, mengaku menikmati Festival Kuliner Magelang karena bisa memilih aneka jajanan dan masakan.

“Saya mengajak teman-teman ke sini sekalian menikmati ragam aneka kuliner. Harus membayar tiket masuk Rp 2.000, jadi sayang misalnya tidak mencicipi jajanan di sini. Sayangnya masakan dan jajanan tradisional hanya sedikit,” imbuh Erna.

Panitia Festival Kuliner Magelang 2017, Hendy Gaplek mengatakan, hingga hari Minggu, kunjungan masyarakat mencapai sekitar 20.000 orang. “Sejak dibuka Jumat lalu, pengunjung sekitar 5.000 orang. Puncaknya malam Minggu kemarin pengunjung sampai sekitar 10.000 lebih. Animo masyarakat sangat tinggi mengunjungi stan di Festival Kuliner Magelang 2017,” imbuh Hendy.

Untuk jumlah stan, Hendy menjelaskan, ada 130-an stan yang terbagi dalam nonkuliner dan kuliner. Untuk stan kuliner, tambah Hendy, ada 96 stan kuliner yang menyajikan aneka makanan baik tradisional maupun waralaba. “Kami juga memilih stan terbaik yang menjadi antusias pengunjung dan bentuk stan yang unik,” tutur Hendy.

Penutupan Festival Kuliner Magelang, tambah Hendy, ditampilkan band dengan musik akustik dan hip-hop untuk menambah semarak suasana. “Sabtu kemarin kami adakan lomba drumband untuk tingkat TK/RA/BA. Jumlah peserta kami batasi 17 peserta saja. Bahkan kami menolak sekitar 15 TK yang ingin ikut lomba drumband,” ujarnya.

Untuk pemenang, Hendy merinci, juara I adalah Joyfull Drumband dari TK Bentara Wacana Magelang, juara II Gita Kemala Bhayangkari dari TK Kemala Bhayangkari 80 Magelang. Juara III Pesona Quro dari TK Islam Jamiatul Quro Magelang. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kerahkan 21.665 Personel Amankan Pilkada

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Polda Jateng telah membentuk satuan Tugas (Satgas) anti-black campaign untuk mengamankan Pemilukada 2018. Satgas ini nantinya akan mengawasi media sosial (medsos)...

Program Kartu Tani Panen Keluhan

SEMARANG - DPRD terus melakukan pemantauan terkait dengan program kartu tani di Jateng. Hasilnya, ternyata banyak keluhan dan berbagai persoalan yang terjadi di daerah...

Antisipasi Overload, Bangun 5 Sub TPA

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Tempat pembuangan akhir (TPA) Randu Kuning Tegalsari terancam overload. Untuk mengatasinya, Pemerintah Kabupaten Batang akan membangun sub TPA dengan sistem modern di...

Bertemunya Umat Lintas Agama

RADARSEMARANG.COM - Klenteng Hok Tek Tong di Parakan, Temanggung, tak melulu hanya jadi tempat ibadah. Tapi juga bisa untuk tempat kegiatan sosial, bertemunya umat...

4 Ribu Rumah Belum Dilayani Air Bersih

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kota Magelang bersinergi dalam menyukseskan target pemenuhan 100 persen kebutuhan air bersih bagi warga Kota Sejuta...

Dukung Pencegahan Korupsi Melalui E-Government

SEMARANG – Guna mewujudkan pemerintahan yang terbuka, selain perlunya perubahan karakter, mentalitas atau perubahan pola pikir di kalangan birokrasi dan badan publik, pemerintah perlu menerapkan sistem...