33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Musik Akustik dan Hip-hop Tutup Festival Kuliner

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Alunan akustik dari Light Night Magelang dan suguhan lengkingan hip hop dari Petho Beatz Magelang, menutup rangkaian acara Festival Kuliner Magelang 2017 yang berlangsung sejak Jumat-Minggu (7-9 April).

Festival Kuliner mampu menyedot animo masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya. Salah seorang pengunjung, Erna, warga Karet Kelurahan Jurangombo Selatan, kepada Radar Kedu, mengaku menikmati Festival Kuliner Magelang karena bisa memilih aneka jajanan dan masakan.

“Saya mengajak teman-teman ke sini sekalian menikmati ragam aneka kuliner. Harus membayar tiket masuk Rp 2.000, jadi sayang misalnya tidak mencicipi jajanan di sini. Sayangnya masakan dan jajanan tradisional hanya sedikit,” imbuh Erna.

Panitia Festival Kuliner Magelang 2017, Hendy Gaplek mengatakan, hingga hari Minggu, kunjungan masyarakat mencapai sekitar 20.000 orang. “Sejak dibuka Jumat lalu, pengunjung sekitar 5.000 orang. Puncaknya malam Minggu kemarin pengunjung sampai sekitar 10.000 lebih. Animo masyarakat sangat tinggi mengunjungi stan di Festival Kuliner Magelang 2017,” imbuh Hendy.

Untuk jumlah stan, Hendy menjelaskan, ada 130-an stan yang terbagi dalam nonkuliner dan kuliner. Untuk stan kuliner, tambah Hendy, ada 96 stan kuliner yang menyajikan aneka makanan baik tradisional maupun waralaba. “Kami juga memilih stan terbaik yang menjadi antusias pengunjung dan bentuk stan yang unik,” tutur Hendy.

Penutupan Festival Kuliner Magelang, tambah Hendy, ditampilkan band dengan musik akustik dan hip-hop untuk menambah semarak suasana. “Sabtu kemarin kami adakan lomba drumband untuk tingkat TK/RA/BA. Jumlah peserta kami batasi 17 peserta saja. Bahkan kami menolak sekitar 15 TK yang ingin ikut lomba drumband,” ujarnya.

Untuk pemenang, Hendy merinci, juara I adalah Joyfull Drumband dari TK Bentara Wacana Magelang, juara II Gita Kemala Bhayangkari dari TK Kemala Bhayangkari 80 Magelang. Juara III Pesona Quro dari TK Islam Jamiatul Quro Magelang. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Gelar Kontes Modifikasi Motor

MUNGKID—Rangkaian Milad Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang masih terus berlangsung. Akhir pekan lalu, misalnya, berlangsung ajang Moto Modification Contest (MMC) 2017 Jateng-DIY. Kegiatan tersebut digelar oleh...

Juga Siapkan Siswa Siap Kuliah

WONOSOBO--Anggapan sekolah SMK hanya mencetak manusia siap kerja rupanya mulai bergeser. Hal itu terlihat dari banyaknya lulusan SMK yang melanjutkan ke perguruan tinggi. Sebagian...

Menebus Dosa Proyek Raksasa

Oleh Dahlan Iskan Persahabatan saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara. Robert lahir di Hongkong. Tapi sejak kecil diajak merantau orang...

Diteriaki Maling, Pemuda Depresi Dihakimi Massa

RADARSEMARANG.COM, KENDAL — Diduga akan mencuri motor, seorang pemuda digebuki warga Desa Mororejo, Kecamatan Kaliwungu hingga babak belur. Beruntung petugas Polsek Kaliwungu segera datang...

Tergelitik Cari Bentuk Asli Warak

Forum Seniman Muda Semarang tergelitik untuk mencari bentuk asli Warak. Sebab, wujud binatang imajiner Kota Semarang itu masih terus diperdebatkan. Forum Seniman Muda Semarang...

Cemburu, Korban Tewas Dicekik

DEMAK - Pelaku pembunuhan terhadap Ayu Kurniandani, 19, warga Desa Welahan RT 2 RW 1, Kecamatan Welahan, Jepara, akhirnya berhasil ditangkap aparat Polres Demak....