32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Puting Beliung Terjang Salatiga

SALATIGA – Bencana puting beliung kembali menerjang sejumlah kawasan di Salatiga, Minggu (9/4) siang. Akibatnya beberapa rumah mengalami kerusakan parah dan ringan. Tidak itu saja, sejumlah pohon juga tumbang menimpa rumah. Namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kerusakan parah akibat puting beliung dialami sebuah rumah kos milik Abunjani, 56, yang berada di kampung Domas RT 04 RW 08, Salatiga. Seluruh atap yang terbuat dari baja ringan (galvalum) berikut rangka bajanya terbang hingga belasan meter dan menimpa rumah tetangganya, Subandi dan Trisuyanti. Akibatnya tertimpa atap baja itu, kedua rumah tersebut juga mengalami kerusakan.

Ketua RW 08 kampung Domas, Saiful Fanani, 40, yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian mengatakan, rumah kos milik Abunjani merupakan bangunan baru dan belum ada penghuninya. Selama ini pemiliknya tinggal di Jembrak, Kabupaten Semarang. “Jadi belum ada penghuni dan perabotannya, karena setelah direnovasi mau dikoskan,” kata Saiful.

Dikatakan dia, saat kejadian sekitar pukul 13.00 WIB, hujan turun sangat deras disertai angin kencang. Ia yang saat itu berada di dalam rumah, tiba-tiba mendengar suara keras sekali.

Setelah hujan reda, ia mengerahkan warganya untuk bergotong-royong menyingkirkan atap baja ringan dan memperbaiki rumah Subadi dan Tri yang tertimpa galvalum. Belasan rumah warga di kampung Domas juga mengalami kerusakan, namun hanya rusak ringan. Rata-rata gentingnya jatuh.

Kerusakan parah juga menimpa rumah Yahya warga Perum Domas, Salatiga. Atap rumah warga RT 04 RW 10 itu juga rusak akibat disapu puting beliung. Akibat kejadian ini, air hujan masuk ke dalam rumahnya. Setelah hujan reda, warga bergotong royong memperbaikinya. Sejumlah rumah di Perum Domas lainnya juga mengalami kerusakan genting atau atapnya.

Angin puting beliung juga menerjang kawasan di dekat kampung Domas, yaitu di kapling Pagar Indah RT 05 RW 04, Salatiga. Sedikitnya tiga rumah mengalami kerusakan. Satu di antaranya rusak parah akibat sebuah tiang listrik milik PLN patah dan menimpa rumah Nunung, 50. Untungnya tidak ada korban dalam kejadian ini. Namun akibat tertimpa tiang listrik, rumah Nunung porak poranda dan kebanjiran.

Ketua RT 05 Pagar Indah, Slamet, 50, mengatakan, saat kejadian di dalam rumah ada dua anak, sementara orangtuanya sedang bekerja. “Setelah ada suara keras dan ternyata ada tiang listrik yang patah, saya langsung masuk ke rumah dan mengevakuasi dua anaknya. Saat itu si anak shock dan berdiam diri di rumah belakang,” kata Slamet yang rumahnya berhadapan dengan rumahnya Nunung. Setelah hujan reda, sejumlah anggota dari Polsek Sidorejo dan PLN Salatiga mendatangi lokasi untuk mengecek lokasi.

Terjangan angin puting beliung ternyata tidak hanya di kasawan Domas saja. Angin kencang juga menyapu kawasan Salatiga kota, yaitu di kawasan Jalan Diponegoro termasuk dalam kampus UKSW dan daerah Kemiri. Sejumlah pohon di pinggir jalan tumbang. Hanya saja, tidak ada korban dalam musibah ini. (sas/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here