32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Heboh, Roadshow Kampung Hebat di Pedurungan Kidul

SEMARANG – Ribuan warga mengikuti Roadshow Kampung Hebat seri keempat yang diselenggarakan di lapangan RW X Kelurahan Pedurungan Kidul, Kecamatan Pedurungan. Sejak pukul 06.00 pagi, warga sudah berdatangan ke lokasi acara. Warga juga sudah bersiap menata stan bazar di jalan kampung setempat.

Kegiatan roadshow diawali dengan senam sehat sekitar pukul 06.30 pagi. Warga tampak antusias mengikuti entakan musik dan gerakan energik yang diperagakan oleh seorang instruktur dari atas panggung. Usai senam sehat, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Semarang, Jaka Sukawijana, yang mewakili Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, melepas peserta jalan sehat keliling kampung sejauh 3 km. Setelah itu, Jaka Sukawijana bersama Direktur Jawa Pos Radar Semarang Abdul Azis, Lurah Pedurungan Kidul Purnomo, Ketua RW X Subagyo dan jajaran Ketua RT ikut jalan sehat bersama warga.

Dibanding tiga roadshow sebelumnya, acara kemarin benar-benar heboh. Jalan kampung yang cukup lebar sepanjang hampir 100 meter disulap menjadi arena bazar warga. Tidak kurang 52 stan memenuhi jalan. Mulai stan kuliner, fashion, otomotif, aksesori, kebutuhan rumah tangga, kacamata, layanan internet, dan lain sebagainya.

”Kami memamerkan 52 stan UMKM dan produk sponsor. Acara ini juga diisi pengobatan gratis dan lomba mewarnai bagi anak-anak sekitar agar acara bertambah meriah,” kata Ketua RW X, Subagyo.
Pria yang sudah cukup berumur namun masih tampak gesit ini mengungkapkan, sebagai wilayah yang mengikuti kategori Kampung Rukun dan Aman dalam ajang perlombaan Kampung Hebat, dalam kesempatan itu juga ditampilkan simulasi penangkapan pencuri dengan melibatkan Babinsa kelurahan.

”Ada juga simulasi tentang penyelesaian masalah atau konflik dengan sesama warga yang diselesaikan secara musyawarah mufakat. Karena selain aman, warga setempat juga menjaga kerukunan,” katanya.

Dari 52 stan itu, ada 9 usaha mikro kecil menengah (UMKM) binaan Takmir Masjid Al Ikhlas Perumahan Plamongan Hijau yang membuka stan. ”Ada sembilan UMKM binaan kami, di antaranya menjual air minum RO, produk herbal kesehatan, cokelat seduh, sabun cuci ramah lingkungan, dan makanan kecil. Selain itu, juga bandeng duri lunak Juwana, dan produk unggulan kami ayam goreng kemul,” kata Soekatno, penanggung jawab UMKM binaan Takmir Masjid Al-Ikhlas.

Ny Ana Duta, 45, salah satu UMKM binaan yang menjual sabun kesehatan mengatakan, produk yang dibuatnya menjadi daya tarik pengunjung karena dinilai unik. Produk sabun cuci cair ramah lingkungan itu diproduksi menggunakan bahan organik seperti minyak nabati. ”Banyak yang dijual, ada kopi kemasan. Ini yang paling bagus sabun cuci cair organik. Bikinnya pakai organik ya memang ramah lingkungan,” ucapnya

Di sela bazar kemarin juga digelar lomba mewarnai untuk anak PAUD. Sekitar 50-an mengikuti lomba ini. Vara HK, 46, yang yang menjadi juri lomba mewarnai menjelaskan, lomba ini sebetulnya tidak mencari juara. Namun lebih memberi tempat untuk anak berkreativitas. Mengetahui daya imajinasi anak-anak harus ditampung.

”Fungsi dari kegiatan lomba mewarnai ini sebenarnya lebih ke tanggung jawab. Juara hanya bonus. Inti sebenarnya memberikan kesempatan anak untuk bertanggung jawab. Dalam hal ini memberikan tanggung jawab untuk menyelesaikan mewarnai gambar yang dikerjakan. Pembelajaran ini memang perlu,” paparnya.

Untuk konsumsi warga yang habis jalan sehat, warga menyediakan jajanan pasar di tengah lapangan. Ada kacang godog, ketela rebus, pisang, serta kue tradisional lainnya. ”Ini semua gratis, Mas. Monggo ambil saja,” kata ibu berseragam PKK ramah.

Acara semakin meriah dengan pertunjukan liong dan marawis dari taruna dan taruni Akpelni Semarang.

Kepala Bagian Tata Pemerintahan Kota Semarang, Jaka Sukawijana, mengrapesiasi event yang digagas warga Pedurungan Kidul RW X bersama Jawa Pos Radar Semarang tersebut. Menurutnya, kegiatan tersebut sesuai dengan visi dan misi pemerintah kota yang berkomitmen membuat Kota Semarang bisa lebih maju dan berkembang. Kegiatan ini memberikan inspirasi sebagai gerakan untuk mengembangkan lingkungan sekitar, kerena hebatnya suatu kota dimulai dari lingkup terkecil, yakni RT/RW,” jelasnya.

Lurah Pedurungan Kidul, Purnomo, menambahkan, dalam event itu, warga diberikan kesempatan menjual produk UMKM olahannya. ”Kegiatan positif ini harus disambut dengan baik, karena sejalan dengan program pemerintah,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Purnomo sempat ”ditodong” hadiah doorprize oleh Ketua RW X Subagyo. ”Ayo Pak Lurah, doorprize-nya ditunggu warga lho,” ujar Subagyo dari atas panggung.

Lurah Purnomo pun segera beranjak dari tempat duduknya dan naik ke atas panggung. Ia pun lantas meminta tiga warga naik ke panggung. Dua anak dan seorang ibu berseragam PKK pun mendapat pertanyaan kuis dari Purnomo. ”Siapa nama anggota dewan yang berasal dari Pedurungan Kidul?” ”Deti atau Dyah Ratna Harimurti,” jawab si ibu PKK.

Setelah semua mendapat pertanyaan, Lurah Purnomo pun langsung membuka dompetnya, dan memberikan hadiah masing-masing Rp 100 ribu.

”Untung saja dompet saya ada isinya, kalau kosong ya terpaksa ngutang dulu ya Bu,” candanya.

Direktur Jawa Pos Radar Semarang, Abdul Azis, menyampaikan, terima kasih atas antusiasme warga RW X Pedurungan Kidul yang begitu besar dalam mengikuti roadshow Kampung Hebat. Ia berharap, dengan acara tersebut silaturahmi antarwarga akan semakin terjaga. ”Saya doakan juga mudah-mudahan kampung sini bisa dapat juara dalam lomba Kampung Hebat,” harapnya.

Di sela hiburan musik, dilakukan pembagian doorprize, di antaranya televisi LCD, DVD Player, sepeda gunung, seterika listrik, dispenser, serta hadiah dari sponsor lainnya. Roadshow Kampung Hebat berikutnya rencananya akan digelar di Kelurahan Mangunharjo, Tembalang pada 30 April mendatang. (den/mg30/aro/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here