33 C
Semarang
Senin, 13 Juli 2020

Kunci Sukses, Cinta Pekerjaan

Warga Pedurungan Kidul Pamerkan 52 Stand UMKM

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Tekun dan bertanggung jawab adalah prinsip yang dipegang Reni Damayanti. Di sela-sela kesibukannya bekerja, ia tetap bercita-cita mengenyam pendidikan yang tinggi. Baginya, pekerjaan tak menjadi halangan untuk menuntut ilmu. Selagi bisa dilaksanakan secara seimbang, tentu tidak menjadi beban.

Renny -panggilan akrabnya- mengaku senang bisa bekerja sambil kuliah. Selain mendapatkan ilmu bermanfaat, ia juga dapat membantu perekonomian keluarga dengan bekerja sebagai Sales Promotion Girl (SPG) di salah satu mal di Kota Semarang.

“Dulu pas lulus SMA, sebenarnya sudah disuruh kuliah, tapi saya ingin mencoba merasakan susahnya mencari uang sendiri. Pas sudah kerja malah kebablasan sampai sekarang. Namun aku tidak lupa untuk tetap melanjutkan pendidikan, meski sudah bekerja,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Diceritakan, banyak suka duka yang ia rasakan selama menjadi SPG sejak September 2011. Kerapkali, cewek yang hobi makan bakso ini mendapatkan cibiran yang kurang mengenakkan lantaran dirinya seorang mahasiswa bekerja menjadi SPG. Justru hal itu memotivasinya untuk lebih berprestasi. Walaupun bekerja sambil kuliah, tetap bertanggung jawab dengan pekerjaan sehingga berhasil mendapatkan reward karyawan teladan.

Keinginan yang teguh mengantarkan dara kelahiran Semarang 10 Maret 1991 ini menjadi salah satu pegawai teladan selama 3 kali berturut-turut. Puncaknya, ia mendapatkan hadiah dari perusahaan tempatnya bekerja untuk berlibur keluar negeri selama beberapa hari.

“Aku bersama 30 karyawan teladan seluruh Indonesia dapat hadiah liburan ke Bangkok. Siapa yang menyangka bisa mendapatkan hadiah yang tidak semua orang bisa. Itu aku buktikan, soalnya banyak yang bilang, eman-eman kalau anak kuliah kerja jadi SPG,” kenangnya.

Anak pasangan Djasmadi dan Sutini ini tidak mempedulikan berbagai omongan miring yang mengarah padanya. Bagi Renny, selama pekerjaannya halal dan ia dapat bertanggung jawab, tidak menjadi kendala untuk mencapai kesuksesan.

Renny justru bercita-cita mengangkat derajat teman-teman sejawatnya yang bekerja sambil kuliah, khususnya yang menjadi SPG untuk tidak malu melakoni profesinya. Dengan bersemangat dan memotivasi untuk terus bekerja dan berkarya, ia yakin pandangan masyarakat akan berubah dan lebih menghargai apapun profesinya. “Kuncinya gak perlu malu apapun pekerjaanmu, tidak ada pekerjaan yang langsung enak, semua butuh ketekukan, tanggung jawab dan kesabaran karena keberhasilan tidak pernah mengkhianati proses,” pungkasnya. (mg29/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkab dan STIEPARI Gelar Kuliah Umum Diikuti Mahasiswa Peraih Beasiswa

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak dan Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pariwisata Indonesia (STIEPARI) Semarang menggelar kuliah umum di pendopo belakang kabupaten, Jalan Kiai Singkil,...

Gaet Anak Muda, Sisipi Guyon Kekinian di Segmen Dagelan

RADARSEMARANG.COM - Saat ini, kesenian ketoprak nyaris ditinggalkan generasi muda. Hanya tinggal segelintir yang menekuninya. Di kampus Universitas Negeri Semarang (UNNES), mahasiswa yang melestarikan...

Fokus Kembangkan Hunian Vertikal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG–Hunian vertikal menjadi salah satu fokus pembangunan PT Properti Tbk di tahun 2018 ini. Pembangunan tersebut untuk menunjang perkembangan kota-kota besar, salah satunya...

Polisi Diminta Tidak Arogan

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Hujan sejak pagi hari di wilayah Kabupaten Batang, tidak membuat semangat anggota polisi di Batang Jawa Tengah untuk apel. Kapolres AKBP Edi...

Hari Ini Terakhir Daftar SBMPTN

MAGELANG—Data sementara jumlah pendaftar Universitas Tidar (Untidar) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) mencapai 6.860 siswa. Jumlah ini diperkirakan terus meningkat, sehubungan...

Interaksi Bangun Mental Anak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Menjalin kedekatan orang tua dengan anak dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya interaksi langsung dengan anaknya. Alasan inilah yang melatari...