33 C
Semarang
Senin, 21 September 2020

Juara Latber, Harga Melonjak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

WONOSOBO–Bagi pencinta burung atau biasa disebut kicau mania, mengikuti latihan bersama (latber) atau latihan prestasi (latpres) menjadi hal yang pastinya rutin dilakukan. Motivasi mengikuti kegiatan ini cukup beragam. Mulai dari yang benar-benar ingin tanding dengan target memboyong piala, hingga yang berpartisipasi ala kadarnya, sekadar ingin berbaur sesama pecinta burung dan berbagi ilmu.

Setiap ada even latber atau latpres digelar, ratusan kicau mania dari berbagai daerah berbondong memadati tempat dilangsungkannya acara. Seperti yang terlihat di acara latber ‘Lestari Jaya’ di Desa Mertosari, Selomerto, Jumat (7/4). Ratusan kicau mania dari berbagai daerah, terutama Kedu, berkumpul, melatih dan mengadu burung terbaiknya.

“Setiap Jumat kita adakan latihan di sini. Untuk peserta masih didominasi kabupeten sekitar, seperti Banjarnegara, Purworejo, Magelang dan Temanggung,” ucap Soleh Albejo, penggagas event latber di Selomerto tersebut.

Dari latber yang sudah dirintisnya setahun silam, konon mulai bisa dirasakan manfaatnya. Baik untuk dirinya, masyarakat maupun peserta latber itu sendiri. Contoh konkrit, melalui latber yang digagasnya itu, mampu menarik tamu tamu luar daerah untuk berkunjung, sehingga mampu memberi dampak positif bagi ekonomi warga. Dan yang pasti, burung yang mendapatkan juara dalam latber, harganya akan naik berkali-kali lipat. “Kalau nggak pernah ikut event dianggap burungnya biasa-biasa saja. Harganya standar,” katanya.

Sebagai contoh, burung love bird yang standarnya dijual Rp 300-600 ribu bisa naik seharga Rp 4-6 juta jika berhasil menggondol juara 1. Untuk jenis, murai yang tadinya hanya Rp 4-5 juta bisa naik menjadi Rp 15 juta.

Wasit yang bertugas dalam latber Lestari Jaya, Hermanto menerangkan, ada tiga hal yang dinilai. Meliputi materi burung, volume suara dan gaya tarung dalam pertandingan. “Dari aspek ketiga itu kita lakukan penilaian. Burung dengan akumulasi nilai terbaik menjadi juaranya,” jelasnya. (cr2/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tempat Ekspresi Berbagai Komunitas Anak Muda

SEMARANG- Pemkot Semarang memberi fasilitas tempat berekspresi berbagai komunitas anak muda melalui Loop Arena di GOR Tri Lomba Juang (TLJ). Sarana olah raga tersebut...

Pemkot Selidiki Sertifikat Lima Kios Pasar Wonodri

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Temuan sebanyak lima kios di Pasar Wonodri Lama Jalan Wonodri Raya Kota Semarang yang memiliki dokumen sertifikat, diselidiki oleh Dinas Perdagangan...

Diterbangkan, lalu Ditambatkan

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO—Ratusan balon warna-warni, Selasa (19/6) pagi, menghiasi langit Wonosobo. Balon-balon hasil kreasi peserta Java Balloon Festival Wonosobo 2018 itu, mengudara dengan cara ditambatkan...

Penguatan Kurikulum 2013 melalui PPK

RADARSEMARANG.COM - Penguatan Pendidikan Karakter (PPK) yang tertuang dalam Peraturan Presiden No 87 Tahun 2017 semakin mempertegas tentang karakter sumber daya manusia yang ingin...

UMM Jalin Kerjasama dengan UteM dan UniKL

RADARSEMARANG.COM, MUNGKID - Rektor dan Dekan Fakultas Teknik UM Magelang mengadakan kunjungan resmi ke Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UteM) pada 18 Januari 2018 untuk...

Angkat Potensi Wisata Kampung Malon

SEMARANG - Desa Malon, Kelurahan Gunungpati, kini terus berbenah untuk menjadi destinasi wisata alam di Kota Semarang. Keunggulan batik Malon yang terletak pada penggunaan...