33 C
Semarang
Rabu, 23 September 2020

Dinkes Tegaskan Vape Berbahaya Bagi Anak

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

UNGARAN- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang, memastikan jika rokok elektrik (vape) sangat berbahaya apabila dikonsumsi anak-anak.

Kepala Dinkes Kabupaten Semarang, Gunadi, mengatakan selain membahayakan kesehatan, vape juga bakal berdampak negatif bagi perkembangan psikologis anak-anak.

“Rokok elektrik maupun rokok biasa (tembakau) sama saja, sama-sama membahayakan, tidak baik bagi tubuh,” ujar Gunadi kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (7/4).

Dijelaskan Gunadi, meski belum ada penelitian resmi akan dampak kesehatan, namun ia tetap yakin vape bakal membuat buruk kesehatan organ vital. Seperti paru-paru maupun jantung. Hal itu dikarenakan asap yang dihisap dari vape merupakan hasil pembakaran secara elektrik.

“Paru-paru itu kan butuh oksigen, sedangkan asap itu kan hasil pembakaran yang mengandung karbondioksida. Jadi, jelas akan berdampak buruk bagi kesehatan manusia,” katanya.

Terkait dengan beberapa orang tua di Kabupaten Semarang yang mulai resah lantaran mendapati anak-anaknya mengonsumsi vape, Gunadi akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora).

Koordinasi tersebut menyangkut langkah antisipasi pencegahan agar pemanfaatan vape tidak meluas ke kalangan anak-anak. “Kami juga akan minta puskesmas dan tenaga medis di wilayah untuk lebih menyosialisasikan bahaya vape ke para orang tua, agar bisa lebih memperhatikan anak-anaknya,” ujarnya.

Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinkes Kabupaten Semarang, Ngakan Putu, menambahkan, dari sisi psikologis, vape juga akan mengikis tumbuh kembang mental anak. “Vape memang bisa menjadi salah satu cara menghindari rokok. Tapi, bagi anak-anak, vape malah bisa menjadi pintu masuk merokok,” katanya.

Ketika sudah menjadi kebiasaan dan menjadi ketagihan, anak-anak akan terus membeli bahan liquid. Padahal liquid dibanderol dengan harga mahal, termurah Rp 30 ribu. Bagi kantong seusia anak SD, harga tersebut sangat mahal. “Nanti akan bermuara pada tindakan yang tidak benar, kenakalan anak-anak hingga kriminalitas. Pertanyaannya, apakah kita ingin generasi muda kita bermental demikian ?” ujarnya.

Ngakan memandang faktor lingkungan sangat memengaruhi peredaran vape di kalangan anak di bawah umur. “Pertama ikut-ikutan, karena biar dianggap jagoan atau bisa diterima di pergaulannya,” katanya. Karenanya, pengawasan orang tua sangat dibutuhkan di lingkungan anak. (ewb/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Mengendalikan Amarah, Mewujudkan Stabilitas Emosi

RADARSEMARANG.COM - TIDAK memandang usia maupun jabatan, tentu semua orang pernah merasakan marah, bahkan mungkin tidak jarang merasakan kemarahan dan emosi yang memuncak hingga...

Hasil Survei Polresta Dapat Nilai B

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Untuk meningkatkan kinerja dan menyelaraskan visi misi Profesional Modern dan Terpercaya (Promoter), kepolisian Resor Magelang Kota mengadakan survei kepuasan pelayanan kepada masyarakat. Kasatlantas...

Kenalkan Fotografi Sejak Dini

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Belasan siswa SD dan SMP mengikuti acara hunting foto bersama Salatiga Fotografi dan Komunitas Migunani, kemarin pagi. Hunting dilakukan di sepanjang...

Alphard Terguling, Sopir Tewas Terjepit

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Arteri Arteri Yos Sudarso, persisnya Jembatan Dekat Pos I Pelabuhan Semarang, Sabtu (1/9) pukul 02.30 dinihari. Diduga, korban...

Korban Pencabulan Guru Bertambah

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Korban pelecehan seksual yang diduga dilakukan oknum guru SD Karangayu 2 Semarang Barat berinisial FO, diperkirakan lebih dari satu orang. Diduga...

Pengamanan Tempat Ibadah Diperketat

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Menyusul aksi teror bom Surabaya yang menewaskan belasan orang dan puluhan terluka, aparat Kepolisian Resor Kota Magelang meningkatkan pengamanan tempat ibadah,...