33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Tong Eng Comeback!

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – PSIS akhirnya berhasil mewujudkan ambisinya untuk membawa pulang gelandang sarat pengalaman, M Ridwan. Pemain yang akrab disapa Tong Eng ini kemarin resmi diikat kontrak untuk membela PSIS satu musim kompetisi ini.

Kembalinya M Ridwan ini membuat gembira tim PSIS. Selain punya skill yang masih mumpuni, pemain berusia 36 tahun ini diharapkan menjadi magnet bagi suporter untuk menyaksikan laga-laga PSIS, di Liga 2 mendatang.

M Ridwan pernah menjadi pilar PSIS musim 2006 silam sebelum akhirnya hijrah ke beberapa klub besar seperti Pelita Jaya, Persib Bandung dan terakhir Sriwijaya FC. M Ridwan selama ini juga keluar masuk tim nasional.

Direktur Utama PSIS, Kairul Anwar ditemui kemarin mengatakan, bergabungnya Ridwan tak lepas dari perubahan regulasi yang dihasilkan dalam rapat Exco, Rabu (5/4) malam. Di mana akhirnya dalam rapat tersebut terjadi perubahan regulasi penggunaan pemain senior. Sebelumnya tim-tim Liga 2 diperbolehkan merekrut lima pemain senior berusia diatas 25 tahun dan maksimal berusia 35 tahun. “Namun dalam rapat Exco akhirnya ada perubahan regulasi yaitu tetap diperbolehkan merekrut lima pemain diatas 25 tahun hanya saja tiga diantaranya maksimal berusia 35 tahun sedangkan dua lainnya berusia bebas. Makanya tadi pagi (kemarin, Red) kami langsung ikat kontrak Ridwan,” kata Kairul Anwar.

Dengan bergabungnya Ridwan berarti saat ini kuota pemain senior PSIS sudah lengkap setelah sebelumnya PSIS juga telah merekrut empat pemain berusia diatas 25 tahun yaitu M Yunus, Johan Yoga Utama, Hari Nur Yulianto dan Franky Mahendra.

Selain Ridwan, PSIS kemarin juga resmi mengontrak seorang gelandang lainnya yaitu Ruud Gullid. Sama dengan Ridwan, eks pemain PSMS Medan dan Martapura FC itu diikat untuk bertarung selama semusim kompetisi ke depan. “Berarti total saat ini ada 24 pemain yang sudah kami kontrak ditambah enam pemain berstatus magang. Dilihat dari jumlah pemain dan kebutuhan tim saya kira sudah cukup. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan pemain lagi karena tim pelatih akan terus evaluasi,” sambung Kairul.

Ridwan sendiri ditemui di tempat yang sama kemarin mengaku sudah lama menanti come back bersama tim Mahesa Jenar setelah selama beberapa musim ‘berpetualang’ di kompetisi kasta tertinggi di Indonesia. “Mungkin niat saya bergabung dengan PSIS lebih besar dibanding niat PSIS merekrut saya. Jadi bukan keputusan yang sulit ketika ada komunikasi untuk bisa bergabung di tim. Dan hari ini (kemarin, Red) hari yang saya tunggu-tunggu. Mudah-mudahan bisa ikut mewujudkan target yang dibebankan kepada tim,” beber Ridwan.

Selama karirnya di sepak bola, Ridwan sendiri cukup akrab dengan beberapa posisi seperti fullback, winger maupun gelandang serang. Disinggung mengenai hal tersebut pihaknya mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada coach Subangkit. ”Dalam hal posisi tentunya itu kewenangan pelatih, dan saya yang menyesuaikan di tim,” pungkasnya. (bas/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Harus Manusiawi, Jangan Hanya PAD

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Semarang didorong melakukan evaluasi terhadap pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Kota Semarang selama ini. Pasalnya, banyak pembangunan JPO yang fungsinya...

Bupati Baca Puisi di Malam Nisfu Sya’ban

RADARSEMARANG.COM, DEMAK-Ada yang berbeda di Taman Sari teras Pendopo bagian timur kemarin malam. Gema suara melengking dengan nada naik turun bersumber dari taman yang...

1.000 Ketupat Dikirab, Jadi Rebutan Warga

KENDAL—Berbagai hal menarik dilakukan umat muslim untuk menyambut bulan suci Ramadan. Seperti yang dilakukan remaja dan takmir Masjid Agung Kendal dalam menggelar tradisi kirab...

Desak Johar Tetap Dibangun Tahun Ini

SEMARANG - Meski bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp 100 miliar belum cair, sejumlah pihak tetap mendesak agar pembangunan Pasar Johar segera dimulai tahun...

Butuh APBN Atasi Rob Tanjung Emas

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Rob yang menggenangi kawasan Pelabuhan Tanjung Emas, menjadi perhatian anggota Komisi V DPR, Bambang Haryo Soekartono. Dalam pantauannya di kawasan pelabuhan,...

Musnahkan Ribuan Miras dengan Slender

DEMAK - Polres Demak bersama Satpol PP Pemkab Demak, kemarin memusnahkan barang bukti (BB) minuman keras (miras). Bertempat di halaman belakang Mapolres Demak, ribuan...