33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Mengatasi Bencana Banjir Rob di Kabupaten Pekalongan

Bupati Jalin Kerjasama dengan Dewan Air Belanda

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN – Komitmen Pemerintah Kabupaten Pekalongan dalam menyelesaikan masalah rob di bukanlah pepesan kosong belaka. Sebelumnya telah ditempuh dengan pembangunan great land wall atau  tanggul raksasa melintang sepanjang 820 meter dan lebar 9 meter di Desa Mulyorejo, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan.

Semua pihak juga dirangkul oleh Pemda Pekalongan, untuk mengatasi masalah rob tersebut, termasuk merangkul masyarakat Forum Perduli Banjir Rob Wonokerto. Bahkan  Forum Peduli Banjir Rob Wonokerto dengan kesiapan awal, termasuk penyediaan kondisi foto wilayah terkena dampak rob dari satelit.

Untuk mempercepat usaha penanggulangan bencana rob di Kabupaten Pekalongan, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi melakukan kerjasama dengan Dewan Air Belanda atau Dutch Water Outhorities – Hoogheemraadschap van Schieland en de Krimpenerwaad (HHSK), Rottedam Belanda, Kamis (6/5). Kedua pihak menandatangani Pernyataan Kehendak antara Pemerintah Kabupaten Pekalongan dengan Dewan Air Belanda, yang ditandatangi oleh A.I.B Van Der Klugt Vice Chairman HHSK/ DWA Indonesia. HHSK merupakan lembaga yang mengelola air di Rotterdam sebagai referensi untuk diterapkan di Kabupaten Pekalongan.

Asip Kholbihi, menyampaikan kesepakatan ini merupakan usaha membangun pentingnya kerjasama saling menguntungkan di bidang penguatan capacity building dalam manajemen sistem drainase guna menyelesaikan permasalahan rob yang sering terjadi di wilayah Kabupaten Pekalongan.

Menurutnya penandatanganan Pernyataan Kehendak antara Pemkab Pekalongan dengan Dewan Air Belanda bertujuan agar kedua pihak saling mengikatkan diri, dan menyatakan niat untuk mengadakan kemitraan dalam pengorganisasian dan peningkatan kapasitas pengelolaan sistem drainase/ water management. “Serta kita sepakat untuk pertukaran informasi, dan regulasi sektor drainase dan kolaborasi, dengan pihak lembaga akademis dan penelitian” ungkap Bupati Asip.

Bupati Asip juga mengatakan untuk hasil yang lebih maksimal, Pernyataan Kehendak dari kedua pihak ini, akan ditindaklanjuti dengan kesepakatan lebih rinci yang akan dituangkan dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) dan perjanjian kerjasama untuk ditandatangani oleh kedua belah pihak bersama.

Menurutnya pada tahun 2017 ini, akan diadakan pertemuan untuk menyusun program pengelolaan sistem drainase. Pada 2018 mendatang, akan dilaksanakan kegiatan pengiriman atau pertukaran delegasi teknis Kabupaten Pekalongan  dengan pihak HHSK. Juga penyelenggaraan seminar, ceramah, workshop benchmarking pengelolaan sistem drainase.

“Kita juga akan melakukan pendampingan, pelatihan peningkatan peran serta masyarakat dalam pengelolaan drainase lingkungan, dan pendampingan pelibatan lembaga akademik lokal dan luar negeri, dalam penyusunan studi aplikatif lokal dan luar negeri, dalam penyusunan studi aplikasi pengelolaan infrastuktur air dan water management” katanya. (thd/adv/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Polisi Pastikan Tak Ada Uang MYR 1 Miliar di Kapal Equanimity

JawaPos.com - Penegakan hukum terhadap kapal Equanimity yang diduga hasil pencucian uang menjadi sasaran penyebar hoax. Dari akun warga Malaysia, disebut-sebut dalam kapal kontroversial...

Jumlah Pemilih Bertambah

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2018, jumlah pemilih di Kabupaten Semarang meningkat. Berdasarkan daftar pemilih sementara (DPS) untuk Pilgub Jateng 2018...

Harus Diselesaikan Akar Masalahnya

RADARSEMARANG.COM - DIREKTUR Legal Resources Center untuk Keadilan Jender dan Hak Asasi Manusia (LRC-KJHAM), Dian Puspitasari mengatakan, sebenarnya gadis matic ada, karena pelabelan oleh...

Stikes WH Rintis Kelurahan Binaan Kesehatan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Masih tingginya angka penyakit insfeksi saluran penafasan atas (ISPA) di  Kota Semarang memacu Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Widya Husada (WH) Semarang,...

Antisipasi Sabotase, Polisi Cek Rel KA

SEMARANG - Kepolisian mendorong PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk segera mendirikan pos penjagaan di setiap perlintasan rel KA tanpa palang pintu. Hal ini...

MAJT Miliki Halal Mart MAS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Upaya pengembangan ekonomi umat yang produktif sekaligus pemberdayaan masyarakat, terus digalakkan. Kali ini, dengan mendirikan Halal Mart Masjid Agung Semarang (MAS) yang merupakan...