32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Penyangga Kawasan Wisata Nasional Harus Diberdayakan

WONOSOBO – Upaya pemerintah dalam mendongkrak devisa dari sektor wisata mestinya ditangkap juga oleh penyangga 10 kawasan wisata prioritas. Salah satunya Wonosobo. Sebagai kawasan penyangga wisata Borobudur harus meningkatkan kemampuan dalam menjadi tuan rumah.

“Borobudur sudah ditetapkan menjadi salah satu dari 10 kawasan wisata Indonesia yang gencar dipromosikan ke luar negeri, nah Wonosobo ini merupakan bagian dari penyangga karena jaraknya tidak jauh dari Borobudur,” ungkap Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat Kementerian Pariwisata RI Oneng Setya Harini di Telaga Menjer Wonosobo, Kamis (6/4).

Para pelaku wisata dimulai dari Pemerintah Kabupaten, pemandu, kelompok desa wisata harus menerapkan sapta pesona secara baik. Agar sinergi dengan program nasional.

Ada empat program yang dilakukan Kementerian Pariwisata. Meliputi digitalisasi, tourisme, home stay, airline. Untuk digitalisasi mendorong kepada pelaku wisata memahami proses promosi lewat digital, kemudian tourisme mendorong pelaku wisata melengkapi prinsip sadar pesona. “Kami akan lakukan berbagai pelatihan dalam mendorong pelaku wisata home stay agar mampu bersaing secara global,” tegasnya.

Anggota Komisi V DPR RI Bambang Haryo Soekartono mendukung upaya pemerintah dalam mendongkrak devisa dari sektor wisata. Bahkan anggaran untuk pengembangan wisata telah mencapai sepuluh persen dari APBN. “Kita punya Borobudur, Dieng dan Wonosobo yang memiliki daya pikat nasional dan internasional, hari ini saya mendapatkan banyak masukan dari pelaku wisata Wonosobo secara langsung,” katanya. (ali/ton)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here