28 C
Semarang
Minggu, 13 Juni 2021

Baru 4 Karya Dipatenkan

MAGELANG – Badan Litbang Kota Magelang menjalin kerjasama dengan Teknologi Bisnis Inkubator Center (TBIC), sebuah lembaga di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti). Kolaborasi ini bertujuan untuk menyeleksi juga mengembangkan hasil kreasi dan inovasi (krenova) warga Kota Magelang.

Peneliti Muda Badan Litbang Kota Magelang Andjar Prasetyo mengatakan, tindak lanjut dari kerjasama yang dimulai 2017 ini adalah kedatangan tim untuk menyeleksi hasil krenova. Lalu, karya yang lolos seleksi akan didampingi TBIC untuk menjadi rintisan menuju perusahaan pemula berbasis teknologi (PPBT). “Kalau kami hanya mampu menjaring krenova dari masyarakat saja. Sedang pengembangannya berkolaborasi dengan pusat,” akunya.

Selama 13 kali penyelenggaraan lomba krenova, telah dihasilkan 225 karya. Yang berhasil dipasarkan baru 10 persennya. Sementara yang dipatenkan, baru 4 karya. “Yang mendapat paten sederhana hanya satu, yaitu alat pembelah tahu,” ujarnya. Tiga karya lain yang mendapat hak paten adalah probiotik, serat abaca (pisang anti bakteri) dan slude atau lumpur PDAM untuk paving blok.

Kepala Balitbang Kota Magelang, Arif Barata Sakti menambahkan, peminat lomba krenova meningkat setiap tahunnya. Tahun ini diikuti 39 peserta, lebih banyak dibanding tahun lalu yang hanya 19 peserta. “Kalau dulu peserta kebanyakan dari sekolah dan perguruan tinggi, tahun ini justru banyak dari masyarakat,” tuturnya. (put/ton)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here