33 C
Semarang
Sabtu, 19 September 2020

Posyandu Tak Sekadar Pelayanan Kesehatan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

SEMARANG – Kebijakan pembangunan Kota Semarang saat ini diarahkan pada upaya peningkatan dan pemerataan atas terpenuhinya kebutuhan sandang, pangan, papan dan kesehatan, untuk seluruh lapisan golongan masyarakat,  serta menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Untuk itu Ketua TP PKK Kota Semarang melantik sejumlah kader   Forum Posyandu Kota Semarang Masa Bakti 2017-2019, di Gedung PKK, Jumat (31/3) lalu.

Ketua TP PKK Kota Semarang Krisseptiana Hendrar Prihadi menyebutkan, gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dengan 10 program pokoknya bertujuan mencapai kesejahteraan keluarga.

”Dan upaya pencapaian derajat  kesehatan masyarakat diarahkan pada kemandirian yang dilaksanakan secara swakelola dengan membentuk Usaha Kesehatan Bersumber Daya Masyarakat (UKBM), salah satunya adalah Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu),” tuturnya.

Posyandu memiliki peran yang sangat penting dalam sistem penyelenggaraan pelayanan kebutuhan dasar  dalam meningkatkan kualitas SDM secara dini. Posyandu juga merupakan lini terdepan dari deteksi dini di bidang kesehatan yang dilakukan oleh masyarakat.

”Kini di Posyandu, masyarakat tidak hanya mendapatkan pelayanan kesehatan seperti penimbangan, pemberian makanan tambahan, penyuluhan kesehatan, dan imunisasi, tetapi juga memperoleh pelayanan pendidikan, seperti Pos PAUD bagi balita, Bina Keluarga Balita dan layanan lain yang sangat dibutuhkan masyarakat,” tambahnya.

Tercatat di Kota Semarang ada 1.585 Posyandu pada 2016, dengan  jumlah balita 107.385 anak. Maka dirasa sangat perlu untuk dibentuk suatu wadah sebagai forum komunikasi dan koordinasi upaya untuk  mengembangakan, meningkatkan peran dan fungsi Posyandu di masyarakat.

Selain itu diharapkan pula seluruh  Posyandu memiliki tingkat perkembangan dan kualitas yang optimal sehingga mampu memenuhi kebutuhan layanan masyarakat.

”Saya berharap forum Posyandu ini mampu menjadi wadah untuk menyampaikan aspirasi kader Posyandu terkait permasalahan posyandu di Kota Semarang,” tandasnya. (zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Buka Rute Semarang-Makassar

SEMARANG – Maskapai Sriwijaya Air membuka rute baru Makassar-Semarang PP pada 28 April 2017 mendatang. Rute baru itu mengincar pasar kunjungan wisata, bisnis dan...

Perkuat Medium SUV

SEMARANG – Kendaraan dengan segmen medium SUV kian diminati. Peluang ini ditangkap oleh Suzuki dengan meluncurkan New SX4 S-Cross baru-baru ini. Branch Manager PT Sejahtera...

Ubah Pola Petani Terapkan Sistem Organik

PABELAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Giling masih fokus mengembangkan potensi pertanian di wilayahnya. Setelah membangun jalur usaha tani dan saluran irigrasi, ke depan pemdes...

Jalan Kaligawe Berdebu

Beberapa hari terakhir, ruas Jalan Raya Kaligawe, tepatnya di sekitar pintu perlintasan Kereta Api (KA) diperbaiki. Perbaikan untuk sementara ini baru sampai penggurukan jalan...

Bangsawan Malaysia Kucurkan Rp 2 Miliar di Demak

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Bangsawan Malaysia Yang Mulia Datu Tuan Raja Azhar Bin Yang Mulia Datu Raja Wahab menyerahkan bantuan Rp 2 miliar di Kabupaten Demak. Bantuan...

Masuk Kali Kenteng, Mobil Diseleksi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Jalan tanjakan dan turunan ekstrim Kali Kenteng, Susukan, di ruas jalan tol fungsional Salatiga-Boyolali menjadi perhatian khusus pihak kepolisian. Bahkan, untuk mengantisipasi terjadinya...