33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Kedungjaran Masuk Nominasi Pelaksana Terbaik Gotong Royong

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

 KAJEN – Warga Desa Kedungjaran, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan, masuk nominasi Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat Tingkat Provinsi Jawa Tengah.

Capaian tersebut merupakan hasil dari gerakan gotong royong warga dalam memperbaiki jalan rusak di sepanjang Desa Kedungjaran, belakangan ini. Kondisi yang dulunya rusak parah, bahkan sering menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas, kini telah mulus.

Kemarin, Tim Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, melakukan kunjungan ke Desa Kedungjaran selama dua hari.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispermadesdukcapil) Provinsi Jawa Tengah, Nadi Santoso, mengungkapkan  bahwa pihaknya telah melakukan verifikasi administrasi serta pendalaman materi. Saat ini sudah memasuki tahap akhir.

Menurutnya tim penilai telah menemukan banyak data yang mendukung atau hal baru dari Desa Kedungjaran. Sehingga mampu memperkuat hasil penilaian dan menjadi salah satu Desa Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat Tingkat Provinsi Jawa Tengah Tahun 2017.

“Tujuan diselenhggarakannya Pelaksana Terbaik Gotong Royong Masyarakat ini, antara lain sebagai salah satu strategi untuk mendorong peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan serta menemukan keberhasilan dan permasalahan pelaksanaan gotong royong di masyarakat,” ungkap Nadi.

Menurutnya kegiatan yang telah direncanakan oleh masyarakat Desa Kedungjaran, diharapkan terus berjalan dan dipertahankan. Sehingga hasilnya berdampak positif pada masyarakat.

“Ada beberapa aspek yang telah kita klarifikasikan, sebagaimana Permendagri Nomor 42 Tahun 2005, tentang Pedoman Penyelenggaraan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat, yaitu bidang kemasyarakat, bidang ekonomi, bidang sosial budaya, agama dan bidang lingkungan, dan Desa Kedungjaran mencakup semua aspek itu,” kata Nadi.

Sementara itu, Kepala Desa Kedungjaran, Sarijo, menegaskan bahwa masyarakat Desa Kedungjaran selama ini selalu kompak dan rukun, setiap kali melakukan kegiatan gotong royong, mulai dari kegiatan sosial hingga kegiatan umum seperti membangun rumah warga yang kurang mampu. “Dalam pelaksanaan penilaian ini, kami menyampaikan informasi secara jujur dan objektif, tanpa adanya rekayasa, seperti apa yang masyarakat kami lakukan sehari-hari,” tegas Sarijo. (thd/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Tempat Berbelanja Produk Elektronik yang Nyaman

RADARSEMARANG.COM - Atlanta Electronics. Toko elektronik berkonsep modern pertama di Kota Semarang ini, lahir dari kerja keras sang pemilik, Santoso Kurniadi. MENGAWALI karier sebagai sales...

Sipir Penyelundup Sabu Dituntut 10 Tahun

SEMARANG - Sipir Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IA Kedungpane Semarang, Ari Dwi Arianto akhirnya harus rela berada lebih lama di dalam tahanan. Pasalnya Jaksa...

Bagikan Ratusan Bingkisan Sembako untuk Warga

DEMAK-Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasdem, Ir Ali Mahir MM, kemarin menggelar serap aspirasi atau reses di Balai Desa Wonokerto, Kecamatan Karangtengah. Reses yang...

Tingkatkan Kamtibmas Gelar Tarling

WONOSOBO- Puluhan anggota Polres Wonosobo yang dipimpin Kabagops, Kompol Siswanto, melaksanakan tarawih keliling di Masjid Barokatusalam Desa Penerusan Kecamatan Wadaslintang, Kamis (1/5) malam. Kegiatan tersebut...

Siswa SMAN 2 Demak Lulus 100 Persen

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Prosesi wisuda siswa kelas XII  SMAN 2 Demak kemarin berlangsung khidmat dan meriah. Para wisudawan tampak bergembira karena telah lulus dalam Ujian...

Replika Kastil dari Biskuit Jahe

SEMARANG – Menjelang perayaan Hari Natal dan Tahun Baru, Aston Semarang Hotel and Convention Center membuat replika pohon Natal yang terbuat dari kertas bekas....