33 C
Semarang
Selasa, 11 Agustus 2020

Dipasang Spanduk Larangan Buang Sampah

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK – Belasan spanduk berukuran kecil hingga sedang bertuliskan larangan membuang sampah di sungai mulai dipasang di beberapa titik di sepanjang sungai Desa Waru. Di antaranya bergambarkan wajah Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dengan kalimat Resik kaliku Ayem Atiku.

Kepala Desa Waru, Arifin mengatakan bahwa langkah itu diambil sebagai tindak lanjut selesainya proses normalisasi kali yang berada di bahu Jalan Raya Mranggen-Onggorawe atas bantuan dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Sebelum normalisasi dilakukan, kali di sepanjang jalan tersebut penuh sampah sehingga berbau dan aliran sungai tersendat. Namun setelah adanya penghadangan petani desa setempat terhadap rombongan gubernur yang saat itu kebetulan melintas, akhirnya normalisasi dilakukan. “Normalisasi kali sudah selesai, sekarang tanggung jawab keberlangsungan kali tersebut berada di tangan masyarakat,” katanya.

Arifin menceritakan, pemasangan spanduk itu menjadi penting dilakukan demi menumbuhkan tingkat kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah ke kali layaknya di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Khususnya mereka yang tinggal dekat aliran kali tersebut. Meski diakui, pola pikir yang demikian itu sulit diterapkan kepada masyarakata luas. “Kendati demikian, masih ada yang ketahuan membuang sampah ke kali,” ujarnya.

Ketua Komunitas Pecinta Lingkungan Desa Waru, Iskhak, mengakui jika pola pikir masyarakat terhadap lingkungan masih sangat rendah. Hal itu diperparah dengan tidak adanya tempat pembuangan sampah. Meskipun masih ada yang berinisiatif membakar sampah sendiri, tetapi jumlah tersebut tak sebanding dengan yang membuang sampah ke kali. “Sudah kita ajukan permohonan untuk segera dibuatkan kantong-kantong sampah dan juga roda transportasi untuk menjangkau TPA yang ada,” tuturnya.

Sementara itu, untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat, pihaknya rutin melakukan kegiatan bersih-bersih kali setiap 2 pekan sekali.Kepala Dusun, Komsahadi, mengatakan jika nantinya spanduk-spanduk yang telah terpasang tidak memberikan dampak yang positif, akan dibuatkan peraturan desa seperti larangan menembak burung hantu yang ada di Kecamatan Guntur. “Sebagai bentuk sikap tegas pemerintah desa,” ujarnya. (mg28/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Kelas Disulap Jadi Pulau, Tumbuhkan Nasionalisme Siswa

TEMANGGUNG- Beragam kreasi, mulai produk kuliner dan benda ilmiah, dipamerkan siswa Toddler-KB-TK Cor Yesu dan SD Pangudi Utami Temanggung dalam ajang Edu Fun Days...

Transaksi Meningkat

NASABAH sedang antre bertransaksi di kantor cabang Pegadaian Jalan Imam Bonjol Kota Semarang, Rabu (21/6) kemarin. Jelang Hari Raya Idul Fitri dan bersamaan dengan...

1 Suro, Pengunjung Gunung Tidar Membludak

MAGELANG – Malam Suro atau 1 Muharram 1439 Hijriyah, Gunung Tidar ramai para pengunjung yang ingin berziarah. Pengelola tempat wisata spiritual tersebut mencatat jumlah...

BIC Serukan Pesan Perdamaian

MUNGKID—Perdamaian dan kerukunan harus terus dipupuk antarsemua golongan. Hal itu menjadi salah satu kesepakatan yang tertuang dalam 2th Borobudur International Conference (BIC) yang digelar...

NU Batang Bantu Serap 2.200 Pekerja

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Batang, menggelar bursa kerja di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ulum. Hal tersebut sebagai upaya mengurangi...

Merubah Paradigma Lama Guru

PENDIDIKAN Mempunyai peranan sangat strategis dalam mempersiapkan generasi bangsa yang siap berkompetisi di era global. Guru sebagai sosok yang paling diharapkan dan menjadi tumpuan...