30 C
Semarang
Kamis, 10 Juni 2021

508 Kartunis Beradu Karya di Semarang

SEMARANG – Sebanyak 508 kartunis dari 66 negara bertarung dalam kompetisi bergengsi International Cartoon Contest 2017 yang akan dihelat di Kota Semarang.

Total sebanyak 1.404 karya karikatur telah diterima panitia Semarang Cartoon Club (SECAC) bekerja sama dengan Astra Motor, dan akan diseleksi tahap awal.

Mereka adu kreatif melalui gambar kartun dengan tema Transportasi; Etika Berlalu lintas. Telah diseleksi sebanyak 300 karya terbaik untuk kemudian dipamerkan sekaligus pemberian penghargaan di Pasar Raya Sri Ratu Semarang, pada pertengahan Mei mendatang. Tim juri terdiri atas Jitet dan pengamat Humor Indonesia Darminto M Sudarmo. ”Seleksi memakan waktu cukup lama mengingat jumlah karya yang mamasuk cukup banyak,” kata Komisioner Lomba, Jitet Koestana, Selasa (4/4).
Menurutnya, jumlah kartunis yang berpartisipasi dalam lomba ini cukup fantastis. Sejak dibuka pada 5 Januari hingga penutupan pada 31 Maret 2017, panitia mencatat sebanyak 508 kartunis dari 66 negara. ”Kami menerima sebanyak 1.404 karya,” katanya.
Meski diikuti sebanyak 66 negara, peserta terbanyak berasal dari Indonesia, yakni sebanyak 218 kartunis. Menurut Jitet, karya kartunis dalam negeri secara teknik tak kalah dari kartunis luar negeri. Namun dalam hal pengolahan temuan ide masih terbilang kalah. ”Kartunis luar negeri cukup menunjukkan adanya akar yang kuat. Sekali gambar gagasannya matang. Mau buang saja sayang, karena bagus,” ujar lelaki yang beberapa kali diundang jadi juri internasional itu.

Tema transportasi, lanjut Jitet, sebenarnya banyak hal yang bisa digarap dan digali. Mulai dari lalu lintas, kendaraan hingga perlengkapan seperti helm. ”Namun tak banyak peserta yang menggalinya,” kata dia.

Pengamat Humor Indonesia Darminto M Sudarmo, mengatakan seorang kartunis harus bisa mengamati, mengevaluasi dan menganalisis masalah sosial yang ada. ”Lemahnya ide dalam kartun karena tidak diasah. Hal itu membutuhkan peran kelompok kartunis untuk mengarahkan. Jika perlu mendatangkan pakar untuk berdiskusi,” katanya.

Penjurian karya ini masih akan dilanjutkan pada 8 April 2017 mendatang. Hasil lomba akan diumumkan pada 25 April 2017 mendatang. (amu/zal/ce1)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here