26 C
Semarang
Rabu, 9 Juni 2021

Listrik Padam, UNBK SMKN 1 Molor 1 Jam

SEMARANG – Pelaksanaan UNBK hari kedua di SMKN 1 Semarang, Selasa (4/4) siang kemarin diwarnai sedikit gangguan, yakni padamnya listrik PLN. Akibatnya, pelaksanaan UNBK untuk sesi ketiga pukul 13.30 harus molor selama satu jam lebih. Meski molor, pelaksanaan UNBK tetap berjalan dengan lancar, dan siswa tetap mengerjakan materi ujian hingga pukul 18.00 petang.

Wakil Kepala Bidang Sarana SMKN 1 Semarang, Bambang Wijanarko, mengatakan, jika padamnya listrik terjadi sebelum pelaksanaan UNBK sesi ketiga dimulai atau sekitar pukul 13.30, yang sejatinya dilaksanakan pukul 14.00 siang.

”Pelaksanaannya terpaksa molor, namun tidak membuat siswa panik, mereka menggunakan waktu hingga listrik kembali hidup,” katanya saat ditemui Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (4/4) petang.

Pihak sekolah sendiri telah melakukan langkah antisipasi dengan menyewa tiga unit genset. Namun genset yang disediakan tidak kuat menghidupkan 170 unit komputer yang ada di sekolah, dengan jumlah peserta sebanyak 425 orang.

”Total ada tiga genset, jumlah komputer 170 unit dengan 6 server yang dibagi menjadi 6 kelas. Genset itu pun nyewa Mas,” tuturnya.

Pihak sekolah mengaku menyayangkan adanya pemadaman listrik tersebut lantaran dianggap mengganggu jalannya UNBK. Agar terhindar dari ujian susulan, pihak sekolah berkoordinasi dengan server pusat dan diberikan tenggang waktu hingga pukul 18.00 petang. Listrik baru kembali hidup sekitar pukul 15.15.

”Kami berkoordinasi dengan server pusat di Jakarta agar diberikan tenggang waktu, jujur kami sangat menyayangkan pemadaman listrik yang dilakukan tanpa pemberitahuan. Tadi siswa baru masuk kelas sekitar pukul 15.30,” keluhnya.

Pihaknya bersyukur siswanya tidak stres dan tertekan karena ujian harus mundur. Pihak sekolah sendiri mengarahkan para siswa untuk menunggu listrik kembali hidup untuk belajar dan tetap rileks. Ia berharap untuk hari ketiga dan keempat pada Rabu (5/4) hari ini dan Kamis (6/4) besok, tidak ada lagi pemadaman listrik. ”Harapannya tentu tidak ada pemadaman lagi, kasihan para siswa harus menunggu dan pengawas pun jamnya molor,” harapnya.

Aldi Mahadrika, salah satu peserta UNBK SMKN 1 Semarang mengaku sempat cemas, karena harus menunggu sekitar 2 jam. Apalagi ia mendapatkan jatah untuk melaksanakan UNBK pada sesi ketiga.

”Sempat stres tadi (kemarin), takutnya kalau sampai sore nggak nyala dan harus ikut susulan. Tapi, syukur bisa nyala, dan semua siswa bisa ikut ujian,” ujar siswa kelas 12 jurusan teknik audio dan video ini. (den/aro/ce1)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here