33 C
Semarang
Jumat, 18 September 2020

Satu Siswa Tak Ikut Ujian

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MAGELANG – Dari 33.129 siswa peserta ujian nasional (unas) di 216 SMK negeri/swasta se-eks Karesidenan Kedu, 1 orang siswa tidak bisa ikut ujian hari pertama karena sakit. Siswa yang sakit bisa mengikuti unas susulan pada 18-19 April 2017. Pada hari pertama, siswa mengerjakan soal mata pelajaran bahasa Indonesia.

Ketua Panitia Unas 2017 Balai Pengendali Pendidikan Menengah dan Khusus (BP2MK) Wilayah 4 Provinsi Jawa Tengah Supono menjelaskan, siswa yang tidak ikut ujian tersebut berasal dari salah satu SMK di Kota Magelang atau Kabupaten Kebumen. “Untuk data pastinya belum kami terima atas nama dan dari sekolah mana,” jelas Supono, Senin (3/4).

Dijelaskan Bambang, tahun ini pelaksanaan unas SMK tidak bersamaan dengan SMA/MA. Semua SMK telah mengikuti ujian nasional berbasis komputer (UNBK). “Untuk pengawas ujian ada 1.793 orang mengawasi 472 ruang di 216 SMK se-eks Karesidenan Kedu,” beber Bambang.

Kepala SMK Muhammadiyah 2 Salam Sularta mengatakan, pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan tidak ada kendala apapun. “Semua berjalan lancar, peserta masuk semua, listrik dan jaringan bagus. Mudah-mudahan hingga Kamis depan lancar,” kata Sularta.

Di SMK Citra Medika Kota Magelang, sebanyak 110 siswa kelas XII kompetensi keperawatan dan farmasi mengikuti unas. Penerapan UNBK dinilai lebih praktis. “Mereka justru senang dengan sitem UNBK, karena lebih praktis, lebih efisien, serta lebih melek teknologi,” kata Ketua Panitia Ujian Nasional SMK Citra Medika Kota Magelang Veronica Rani, Senin (3/4).

Di sisi lain, operasional sekolah pada saat teknis pelaksanaan diklaim lebih hemat. Usai ujian bahasa Indonesia, siswanya kembali mengikuti karantina. Tujuannya, agar siswa fokus belajar serta mempermudah ketika ingin berkonsultasi kepada guru pembimbing jika mengalami kesulitan belajar. “Mereka juga belajar kisi-kisi soal yang dibuat sekolah, agar mereka semakin mantap dan siap dalam menghadapi ujian,” tutur Wakasek Bidang Kurikulum ini.

Terpisah, Kepala SMK Negeri 2 Magelang Supriyatno mengaku telah menyewa genset untuk mengantisipasi jika terjadi pemadaman listrik. Meski demikian, pihaknya telah mengirim surat ke PLN agar tidak ada pemadaman selama pelaksanaan ujian, hingga 6 April mendatang.

“Tidak ada kendala juga pada server, karena sejak Sabtu (1/4) lalu sudah sinkron. Anak-anak juga sudah melakukan uji coba hingga 10 kali agar mereka terbiasa,” ujarnya. (cr3/put/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Cegah Banjir, Warga dan TNI Bersihkan Sungai

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Bahaya banjir masih menjadi ancaman bagi warga yang bermukim di sepanjang sungai atau saluran irigasi, termasuk di Desa Ngelo Wetan, Kecamatan Mijen. Untuk...

Ajak Anggota Dewan Promosikan Wisata

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Jelang peringatan hari ulang tahun ke-52 Kabupaten Batang, Dewan Perwaklian Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batang menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda memperingati...

Tingkatkan Kualitas Lulusan, Undaris Gandeng KAI

SEMARANG - Kredibilitas lulusan Fakultas Hukum (FH) harus bisa dipertanggungjawabkan. Untuk meningkatkan kualitas lulusannya, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI (Undaris) Kabupaten Semarang,...

Hadapi Tantangan yang Kompleks

RADARSEMARANG.COM - Menurut Miyana, tantangan dunia perhotelan saat ini sangat kompleks. Banyak hotel-hotel berkelas yang mendadak gulung tikar karena kesalahan dalam pengelolaan. Hal tersebut...

Syarat Balon Perseorangan Gubernur

RABU (22/11), KPU Provinsi Jateng akan mengadakan pembukaan penyerahan syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng tahun 2018. Kegitan...

Jaga Netralitas Penyelenggara

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - DPRD Jateng kembali mengingatkan netralitas penyelenggara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Hal itu cukup...