33 C
Semarang
Jumat, 7 Agustus 2020

Poster PKI Terus Didalami Polres

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL—Polres Kendal terus melakukan penyelidikan atas beredarnya poster hoax yang menggunakan simbol PKI dengan mengatasnamakan Bupati Kendal, Kapolres Kendal, Dandim Kendal dan MUI Kendal. Pasalnya, poster tersebut dinilai sudah sangat keterlaluan.

Kapolres Kendal, AKBP Firman Darmansyah mengatakan jika pihaknya telah memerintahkan anggotanya untuk menyelidiki dan segera menangkap siapapun pelakunya. “Kami terus pantau nomor HP penyebar poster tersebut,” ujar Kapolres Kendal disela acara pisah sambut pejabat di Polres Kendal, Senin (3/4) kemarin.

Dibeberkannya, jika nomor penyebar poster hoax tersebut sudah tidak aktif. Dari hasil penelusuran terakhir kali aktif berada di wilayah Kota Semarang. Meski demikian, penyelidikan tetap kami lanjutkan. Sebab menurutnya poster tersebut sudah mengarah kabar hoax yang dapat meresahkan warga.

“Mudahan-mudahan pelaku bisa segera kami temukan. Karena ini sudah mencatut nama-nama pejabat tinggi di Kendal. Bahkan saya sendiri belum ada sepekan bertugas di Kendal, juga ikut-ikutan dicatut,” tambahnya.

Menurutnya, jika Bupati Kendal mapun Dandim Kendal sudah melaporkan kejadian tersebut. “Kami sudah perintahkan seluruh anggota sampai ke tingkat Polsek untuk ikut aktif memantau perkembangan media sosial. Selain itu berpatroli dan melakukan pembinaan terhadap masyarakat,” jelasnya.

Ia juga meminta agar warga tidak mudah terprovokasi dengan menyebar berita-berita hoax. Apalagi yang menyangkut isu agama. “Jika memang ditemukan kejanggalan atau hal mencurigakan, jangan main hakim sendiri. Laporkan saja ke pihak kepolisian, biar polisi yang menanganinya,” paparnya.

Sementara itu, dalam serah terima jabatan, ada tiga pejabat yang dilantik. Yakni Kasatpol Air dari AKP Miyardi digantikan oleh AKP Ali Musofa. Kasatreskrim juga mengalami pergantian oleh AKP Arwansa digantikan AKP Aris Munandar. Selain itu Kapolsek Kaliwungu yang kini dijabat oleh AKP Nanung Nugroho Indarto dari sebelumnya dijabat oleh AKP Satya Adi Nugroho. “Selain itu, ada satu pejabat yang naik pangkat, yakni AKBP Dodo Marsodo,” kata Wakapolsek Kompol Dili Yanto. (bud/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Stop Jadi PSK, Diberi Modal Usaha

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Terobosan menarik dilakukan Satpol PP Pemkab Demak. Untuk mengentaskan kemiskinan yang mendera kalangan Pekerja Seks Komersial (PSK), maka mereka diberikan modal...

GLS di Sekolah Pinggiran: Antara Harapan dan Kenyataan

RADARSEMARANG.COM - GERAKAN Literasi Sekolah (GLS) adalah upaya menyeluruh yang melibatkan semua warga sekolah (guru, peserta didik, orang tua/wali murid) dan masyarakat, sebagai bagian...

Dua Siswa SMAN 1 Dikeluarkan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Dua siswa SMA Negeri 1 Semarang yang merupakan aktivis OSIS, dikeluarkan dari sekolah tersebut secara sepihak. Keduanya, Muhammad Afif Ashor (Afif) yang menjabat...

Naga Doreng, Latih Kecepatan dan Kekompakan ala Militer

Kelompok Barongsai Naga Doreng selalu tampil unik ketika menyuguhkan atraksi barongsai dan liong. Mereka mengusung nuansa doreng khas tentara untuk menunjukkan identitas sebagai personel...

1717 Pengawas TPS Dilantik

RADARSEMARANG.COM, WONOSOBO – Sebanyak 1.717 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) se Kabupaten Wonosobo resmi dilantik, Senin (4/6). Pelantikan dipusatkan di tiap kecamatan masing masing. Komisioner...

Bentuk Saber Pungli, Warga Diminta Aktif

PURWOREJO-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo membentuk satuan tugas sapu bersih pungutan liar (Satgas Saber Pungli). Pembentukan satgas bertujuan untuk memberantas berbagai pungutan liar. Terkait...