33 C
Semarang
Kamis, 13 Agustus 2020

Kembangkan 8 Wisata Alam dan 12 Wisata Budaya

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KAJEN–Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Pemkab Pekalongan melalui Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar), akan mengembangkan 8 objek wisata alam, 12 wisata budaya, 6 wisata buatan, 8 wisata minat khusus, serta 17 daya tarik wisata lainnya.

Untuk itu, Dinporapar mengundang Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) Kabupaten Pekalongan, Biro Perjalanan Wisata, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, untuk mendukung pengembangan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Pekalongan.

Bahkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Pekalongan, berupaya terus mempublikasikan potensi pariwisata yang ada di Kabupaten Pekalongan, agar masyarakat luas bersedia berkunjung dan melakukan wisata di Kabupaten Pekalongan.

Kabid Kepariwisataan Dinporapar, Endang Lasminingsih, mengungkapkan bahwa di Kabupaten Pekalongan ada 8 objek wisata alam, 12 wisata budaya, 6 wisata buatan, 8 wisata minat khusus, dan 17 daya tarik wisata lainnya, yang merupakan potensi pariwisata luar biasa.

Dalam rangka meningkatkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Pekalongan, Endang mengajak semua pelaku wisata, mulai dari Badan Promosi Pariwisata Daerah, PHRI Kabupaten Pekalongan, Biro Perjalanan Wisata, Pokdarwis, serta OPD terkait, untuk mendukung dan menggali potensi wisata di Kabupaten Pekalongan agar lebih baik dan lebih maju.

“Para pelaku wisata yang kami undang, kami mintai pendapatan, saran dan masukan, agar wisata di Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik. Selain itu, apa kekurangan dan kelebihan pariwisata yang selama ini dikelola oleh Pokdarwis,” ungkap Endang.

Endang menambahkan bahwa selain wisata alam yang luar biasa, Kabupaten Pekalongan juga memiliki potensi wisata kelautan yang belum tergali secara maksimal, seperti keberadaan 2 pelabuhan perikanan, yakni TPI Wonokerto dan TPI Jambean, keduanya di Kecamatan Wonokerto.

Menurutnya, kegiatan pariwisata di wilayah Kabupaten Pekalongan telah didukung oleh 1 hotel berbintang, 8 hotel non bintang, dan 10 pondok wisata atau homestay, 6 restoran dan 22 rumah makan, serta 5 biro perjalanan wisata dan 6 agen perjalanan wisata, dengan pemandu wisata 50 orang serta 15 pokdarwis yang profesional.

“Bahkan ada 4 desa wisata yang saat ini dikembangkan terus, yakni di Desa Lolong Kecamatan Karanganyar, dan desa-desa di wilayah Kecamatan Petungkriyono. Setahun terakhir, mulai kelihatan peningkatan jumlah pengunjungnya, setelah kami promosikan secara gencar dan pembenahan banyak hal untuk pengembangan,” kata Endang.

Sementara itu, Wakil Ketua PHRI Kabupaten Pekalongan, Agus Handoyo, menegaskan bahwa Pemkab Pekalongan membuat pariwisata yang representatif dan spektakuler, sehingga menjadikan Kabupaten Pekalongan sebagai salah satu daerah tujuan utama wisata.

Untuk itu, tandasnya, perlu dibentuk Badan Promosi Pariwisata Kabupaten  Pekalongan yang nantinya dapat menjembatani antara pemerintah dengan penyedia pariwisata. Karena kondisi geografis Kabupaten Pekalongan sangat potensial, dari ujung pantai hingga pegunungan, sehingga ekspose objek wisata bisa ditingkatkan. Yakni dengan meningkatkan fasilitas pendukung objek wisata seperti parkir, souvenir, spot istirahat, dan fasilitas umum lainnya.

“Objek wisata dibikin senyaman mungkin, sebagai daya tarik wisatawan dengan menyediakan buku panduan wisata atau booklet. Konsep wisata desa saat ini sudah menarik. Kami akan mendukung promosi makanan khas daerah, yakni dengan menyediakan menu makanan daerah di hotel-hotel kami,” tegas Handoyo. (thd/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pelatihan Menulis Artikel Guru

PERGUNU-Jateng bekerjasama dengan Jawa Pos Radar Semarang akan menyelenggarakan pelatihan menulis artikel populer pada Sabtu, 7 Oktober 2017, mulai pukul 08.00, di Kantor Jawa...

Tak Ada Pemadaman Listrik Saat Pilgub

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-PLN Area Semarang memastikan tidak akan ada pemadaman listrik dalam rangka perawatan jaringan selama pelaksanaan penghitungan suara Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng. Hal ini...

Tujuh Jabatan Eselon II Dilantik Bupati

KAJEN-Setelah sebelumnya sempat terjadi kekosongan, tujuh jabatan eselon II akhirnya terisi. Setelah dilakukan lelang, Senin (18/9) kemarin, Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, melantiknya di Aula...

Menguatkan Nilai Anak dengan Tauhid

RADARSEMARANG.COM - KASUS kekerasan terhadap anak terus terjadi dan secara kualitas maupun kuantitas terus meningkat. Kasus yang baru saja terjadi dan menjadi headline di...

Untidar Terus Berinovasi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG—Universitas Tidar (Untidar) Magelang pada awal 2018 memperoleh penghargaan sebagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) Satker dengan rapor terbaik ke-2 dalam pelaksanaan program, kegiatan...

Terus Gali Potensi Desa

BANCAK – Desa Rejosari Kecamatan Bancak akan terus menggali potensi yang ada di Desanya. Dengan demikian, potensi yang ada akan dikembangkan sehingga bisa memberikan manfaat...