28 C
Semarang
Senin, 14 Juni 2021

UNBK Dorong Siswa Peserta Ujian Jujur

DEMAK-Ujian nasional berbasis komputer (UNBK) menjadi salah satu cara untuk mendorong siswa peserta ujian agar berperilaku jujur. Hal ini disampaikan Bupati Demak HM Natsir di sela peninjauan UNBK di sejumlah sekolah tingkat SLTA di wilayah Demak, kemarin.

Bupati antara lain mengunjungi peserta ujian di SMKN 1 dan SMKN 2 Kota Demak. Orang nomor satu di Kota Wali ini, selain melihat siswa peserta ujian dari luar ruang kelas juga meninjau laboratorium komputer yang dipakai untuk mengerjakan soal UNBK.

“Kami ingin mengetahui kendala yang terjadi dalam UNBK ini. Yang pasti, sistem UNBK ini mendorong siswa berperilaku jujur dalam mengerjakan soal ujian,” katanya.

Kepala SMKN 1 Demak, Subekan mengungkapkan bahwa sebanyak 351 peserta UNBK di sekolah yang dipimpinnya tersebut lancar dalam mengerjakan soal dan tidak ada masalah teknis yang berarti.

Demikian juga dengan UNBK di SMK Ky Giri Kusumo, peserta ujian tenang dan fokus mengerjakan mata pelajaran Bahasa Indonesia. Ketua Pelaksana UNBK, Sugondo, mengatakan bahwa hari pertama UNBK di tempatnya belum ditemukan kendala berarti termasuk kekhawatiran kebanyakan terhadap pemadaman listrik. “Tidak ada masalah berarti, server hingga kelistrikan semuanya aman. Jikalaupun ada segala peralatan cadangan sudah disiapkan termasuk generator,” katanya.

Kepala SMK Ky Gri Kusumo, Munhamir mengaku, atmosfer pelaksanaan UNBK tahun ini berbeda dengan ujian nasional di tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya para peserta ujian merasa was-was dan cemas dalam setiap momen ujian nasional, sebaliknya pelaksanaan ujian nasional tahun ini, justru terlihat lebih siap dan antusias. “Peserta UNBK merasa rileks dan nyaman dengan penggunaan computer. Hal itu lantaran UNBK bukan menjadi syarat mutlak kelulusan siswa” tuturnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Pemkab Demak, Anjar Gunadi menyampaikan bahwa dengan sistem UNBK, ada beberapa manfaat yang diperoleh. Antara lain, mengurangi kemungkinan terlambatnya soal ujian yang dicetak pabrik ke sekolah, kemungkinan tertukar dan ketidakjelasan hasil cetak soal. “Selain itu, proses pengumpulan dan penilaian jauh lebih mudah serta hasil ujian dapat diumumkan lebih cepat,” katanya. Lebih dari itu, kata dia, UNBK membuat pelaksanaan ujian lebih efektif, efisien dan transparan. (hib/mg28/ida)

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here