33 C
Semarang
Kamis, 10 Juni 2021

Mengalir Darah Guru

MENJADI seorang guru ternyata bukan sekadar cita-cita dara bernama lengkap Oka Harmas Theana ini. Bahkan darah guru sepertinya sudah mengalir pada dirinya.

”Mayoritas keluarga memang berprofesi sebagai guru. Ini yang membuat saya ingin jadi guru,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Untuk mewujudkan impiannya itu, gadis  kelahiran Blora, 10 Desember 1995 ini memilih program studi (prodi) Pendidikan Guru SD (PGSD) Universitas PGRI Semarang (UPGRIS). ”Jurusan itu saya pilih sebagai pilihan pertama, saya senang dan menikmatinya,” tutur Oka.

Ia mengenang, jika kakek dan nenek dari kedua keluarganya semuanya berprofesi sebagai guru. Kedua orang tuanya pun berprofesi sama, dan kini tinggal di Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

Oka mengaku ingin menjadi guru, khususnya guru SD, karena banyak daerah terpencil yang kekurangan guru.

”Guru di daerah terpencil bisa dibilang kurang sumber daya manusianya, dan kurang berkompeten. Ada yang lulusan SMA, dan ada juga yang SMP,” ujarnya.

Obsesinya untuk menjadi seorang guru pun bisa dibilang cukup mulia. Ia ingin melakukan pengabdian besar untuk mencerdaskan anak bangsa di kemudian hari. Dikatakan, tanpa peran guru, hal itu mustahil dapat dicapai.

”Kalau sudah lulus nanti, saya ingin sekali mengajar di daerah tempat orang tua saya mengabdi, keinginan lainnya tentu bisa diangkat menjadi pegawai negeri sipil (PNS),” harapnya. (den/aro/ce1)

 

Latest news

Garuda Ayolah

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here