33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Ulama Ajak Warga NU Lebih Cerdas dan Ikhlas

Peringati Harlah NU ke-94

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

BATANG-Para ulama mengajak warga Nahdlatul Ulama (NU) agar lebih cerdas dan ikhlas dalam berbangsa dan beragama. Hal tersebut ditegaskan dalam pengajian umum dan haul masal yang digelar jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Limpung dalam rangka memperingati Hari Lahir Nahdlatul Ulama (NU) ke-94, di gedung SMK Maarif NU 01 Limpung, Minggu (1/4) kemarin.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Dandim 0736/Batang Letkol Fajar Ali Nugraha, Wakapolres Batang Kompol Ponco, Asisten I Sekda Batang, Camat Limpung Drs Windu Suriadji, Kapolsek Limpung AKP Raharja, Danramil 02 Limpung Kapten Inf Sugito, anggota DPRD II Batang, tokoh masyarakat dan sekitar 4 ribuan warga nahdliyin yang memadati acara pengajian. Hadir pula, pengurus PWNU Jatim, KH Marzuki Mustamar dari Malang Jawa Timur yang juga menjadi pembicara.

Ketua Panitia, Masykur mengatakan bahwa pengajian umum ini adalah bagian dari kegiatan rutin yang diadakan dalam setiap peringatan Harlah NU. Menurutnya, setiap tahun antusiasme warga sangat tinggi. Hal itu tercermin dari banyaknya pengunjung yang hadir. “Tadi saat digelar sajadah amal, warga menyambut antusias. Terbukti dalam sekejap terkumpul amal sampai Rp 9 jutaan lebih,” ucapnya bersyukur.

Ketua Tanfidliyah MWC NU Limpung, Syaikur Rozi menambahkan bahwa sebelum digelar acara puncak, pihaknya sudah mengadakan beberapa macam agenda. “Beberapa hari lalu, kami menggelar turnamen bulutangkis MWC NU Cup I 2017, kemudian Tahtiman Alquran oleh hafidz dan hafidzoh Limpung serta Bahtsul Masa’il tanggal 26 Maret lalu,” terangnya.

Pengajian sendiri berlangsung hidmat namun santai. Karena KH Marzuki mengisinya dengan tutur bahasa yang lembut tapi tegas. Dikatakannya warga NU adalah organisasi keagamaan yang konsisten menjaga kedaulatan NKRI dan mempertahankan Pancasila sebagai ideologi Negara. “Jadilah warga NU yang cerdas dan ikhlas. Jangan memperalat NU untuk memaksakan kehendak. Kita warga NU patuh pada hukum Negara. NU adalah produk asli Indonesia. Dibentuk oleh orang Indonesia, pengurusnya orang Indonesia, warganya orang Indonesia, dana juga dari Indonesia,” tegas Marzuki disambut tepuk tangan meriah dan pekik merdeka dari hadirin.

Jadi, NU harus membela keutuhan NKRI sampai titik darah penghabisan. Jangan terpengaruh oleh kelompok-kelompok tertentu yang akan mengganti Negara maupun ideologinya.

Usai pengajian umum, turut diadakan Densus 26 atau Pendidikan Khusus. Angka 26 sendiri diambil dari tahun lahirnya NU. Pada kesempatan tersebut berisi tanya jawab interaktif berkaitan dengan ke-NU-an oleh seluruh peserta. Acara tersebut dipandu oleh Komandan Banser Indiyarto. (han/sct/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pamerkan Foto Bupati Dari Masa ke Masa

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pameran buku murah oleh Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Pemkab Demak bekerjasama dengan CV Netral Organizer New tidak hanya memajang beraneka ragam...

Menanti Comeback Haudi

SEMARANG - Center bek Haudi Abdillah sempat digadang-gadang sebagai bek masa depan tim PSIS Semarang menyusul performa apiknya di beberapa laga uji coba saat...

BAF Beri Wadah Seniman Berkreasi

RADARSEMARANG.COM, BATANG - Sempat vakum satu tahun, akhirnya Batang Art Festival (BAF) IV kembali digelar. Dengan tujuan utama meramaikan hari ulang tahun ke-52 Kabupaten Batang,...

Berkat Germas, Kesehatan Warga Jepara Meningkat

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Tingkat kepedulian warga Jepara akan pentingnya hidup sehat dari waktu ke waktu di nilai semakin meningkat. Hal itu terungkap dalam pertemuan...

Harga Ayam Potong Merosot

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Harga ayam potong di Pasar Rejowinangun mengalami penurunan drastis menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah. Sementara itu, harga daging sapi...

Kasus Narkoba di Kendal Menurun

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Selama 2017, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kendal berhasil mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba). Selain itu telah merehabilitasi...