33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

MQK Tak Dapat Bantuan Dana

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

SEMARANG – Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) tingkat nasional kembali digelar di Jateng, 21-29 Oktober mendatang. Sayang, gelaran akbar yang dipusatkan di Pondok Pesantren Balekambang Kabupaten Jepara tersebut belum mendapatkan bantuan dana dari Pemprov Jateng dan pemerintah pusat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Jepara, Ihwan Sudrajat mengakui jika mekanisme penganggaran untuk membantu MQK cukup rumit. Bisa jadi harus menunggu anggaran perubahan di pertengahan tahun. ”Padahal bantuan itu kan untuk persiapan. Kalau cairnya mepet, ya kurang efektif,” ucapnya saat Rapat Persiapan MQK di lantai II Gedung A Kantor Gubernur Jateng, kemarin.

Dijelaskan, masih banyak sarana prasarana yang harus dibenahi. Seperti penataan tempat parkir, toilet, kasur, hingga pembenahan kondisi fisik gedung utama pondok pesantren. Mengenai konsumsi, dia yakin tidak ada soal. Pemkab Jepara sendiri sudah melakukan beberapa pembenahan dari segi infrastruktur. Terutama menyiapkan transportasi, penataan jalan, dan lingkungan.

Sementara itu, Kasubdit Pendidikan Diniyah Kementerian Agama, Zahdi menjelaskan, MQK tahun ini menggelar 28 jenis lomba dan beberapa kegiatan penunjang. ”Inti lombanya ada membaca dan memahami kitab kuning, debat bahasa Arab, dan debat bahasa Inggris. Debat bahasa Inggris ini baru ada mulai tahun ini,” bebernya.

MQK kali ini rencananya juga menghadirkan pemimpin pondok pesantren di seluruh Indonesia, dan sejumlah pemikir serta pengamat pesantren dari beberapa negara di Asia, Timur Tengah, dan Eropa. ”Yang sudah konfirmasi bisa datang, ada dari Kanada, Perancis, dan Mesir, dan beberapa lagi dari Timur Tengah,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya meminta pihak tuan rumah menyiapkan segala sesuatunya karena MQK bakal diikuti sekitar 3.852 orang dari 36 kontingen. Diperkirakan, saat upacara pembukaan, akan ada 13 ribu orang yang berkumpul di sana. ”Rencananya, MQK dibuka Presiden Joko Widodo, sementara upacara penutupannya dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla,” bebernya.

Upacara pembukaan lanjutnya, akan digelar pada 22 Oktober atau selisih satu hari setelah rangkaian lomba dimulai. ”22 Oktober karena sekalian memperingati Hari Santri,” tegasnya. (amh/ric/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Hobi Sepatu Roda Jadi Prestasi

RISKI Adyan adalah atlet sepatu roda andalan Jateng. Mahasiswi jurusan Teknik Lingkungan Undip ini menekuni olahraga tersebut sejak masih duduk di bangku kelas 2...

Jadi Peserta JKN-KIS, Tidak Lagi Antre

MAGELANG–Pemerintah Pusat menargetkan kepuasan pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan tahun 2017 mencapai 80 persen. Atau, naik 1,4 persen dari capaian kepuasan peserta...

Politik Uang Pilbup Temanggung

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG – Praktik politik uang terbukti terjadi dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Temanggung 2018. Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Temanggung menjatuhkan...

Minta PCNU Siapkan Manajemen RS NU

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Tekad Pengurus Cabang Nadhlatul Ulama (PCNU) Kendal untuk membangun rumah sakit (RS) mulai dilakukan. Pada Pelantikan pengurus PCNU Sabtu (3/2) dimanfaatkan  mengumpulkan sumbangan dari...

Songsong Hari Wayang, Pentas di CFD

SEMARANG - Menyongsong peringatan Hari Wayang yang akan jatuh pada 7 November mendatang, Sanggar Lengkhong Kopilathe, Minggu (5/11) menggelar pementasan wayang kulit di arena...

Genjot Pendapatan Sektor Pajak

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang berharap bulan Ramadan tidak mempengaruhi pendapatan daerah dari sektor pajak. Kabid Pajak BKUD Kabupaten Semarang,...