33 C
Semarang
Rabu, 12 Agustus 2020

Dua Objek Wisata Baru di Limbangan

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KENDAL– Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Kendal mulai menyasar objek wisata desa. Kali ini, ada dua wisata dua bukit batu yang terletak di Dusun Watulawang, Desa Kedungboto, Kecamatan Limbangan. Dua bukit tesebut adalah Bukit Selo Arjuno dan Bukit Bligo.

Cukup menarik, karena tantangan untuk mencapai bukit dua objek wisata tersebut yang cukup sulit. Tapi saat sampai di atas, pemandangan alam yang disajikan sangat indah, bahkan bisa memanjakan mata bagi mereka yang hobi foto selfie.

Dua bukit batu tersebut menjulang tinggi  hingga 125 meter di atas permukaan laut (dpl), dan kemiringan 90 derajat. Medannya sangat terjal dan memang benar-benar murni batu dari bawah sampai atas. Objek wisata ini cocok bagi mereka yang suka melakukan panjat tebing. Tapi, bagi mereka yang takut, bisa menaiki Bukit Selo Arjuno maupun Bukit Bligo dengan menaiki tangga besi yang melingkari batuan berdiameter sekitar belasan meter tersebut.

Ketua Pokdarwis Desa Kedungboto, Turmadi, mengatakan sementara lantaran kondisi jalan yang buruk belum bisa dilalui mobil maupun bus, Karenanya, pengunjung harus menempuh jalan kaki sepanjang 100 meter dari parkiran. “Ke depan setelah jalan diperbaiki, semoga bisa lebih dekat dan mudah aksesnya,” katanya di sela peresmian wisata, kemarin.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Tavip Purnomo SH MM mengatakan, pengembangan pariwisata Bukit Selo Arjuno dan Bukit Bligo belum bisa dilakukan pada 2017. Hal itu karena belum teranggarkan. Wisata alam di wilayah Limbangan dan sekitarnya sendiri diprediksi banyak potensinya, namun belum terlihat secara keseluruhannya.

“Bukit Selo Arjuno dan Bukit Bligo ini cukup berpotensi, hanya saja medan yang harus dilalui cukup terjal, sehingga membutuhkan akomodasi yang lebih. Selain itu, dengan kondisi ini, maka bila hendak berwisata ke sini harus dalam kondisi fisik prima,” jelasnya.

Camat Limbangan, Widodo, menambahkan, tempat ini merupakan wilayah wisata karena juga terdapat potensi yang sama di Gondang, Pakis, Medini, dan Gonoharjo. Di lokasi tersebut juga telah terdapat terminal yang dapat difungsikan bagi parkir roda dua maupun roda empat. “Hampir setiap dusun di sini juga memiliki kesenian kuda kepang yang bisa dimanfaatkan untuk menghibur para wisatawan. Keunikan dari Bukit Selo Arjuno dan Bukit Bligo, yakni pengunjung bisa berselfie di atas puncak batuannya sambil mengibarkan bendera,” akunya.

Bupati Kendal, Mirna Annisa, berjanji akan segera memperbaiki jalan menuju objek wisata tersebut. Ia berharap, wisata tersebut nantinya bisa berkembang. Sehingga memicu tumbuhnya perekonomian warga setempat. “Jika memang di sini banyak tempat wisata, saya berharap setiap desa bisa memunculkan wisata-wisata baru. Sehingga Limbangan ini menjadi wilayah wisata alam. Selain it,u warganya juga harus dilatih dan dibekali, sehingga bisa mengembangkan potensi desa setempat,” harapnya. (bud/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bentuk Karakter Tertib Lantas sejak Dini

SEMARANG – Polda Jateng terus menggencarkan budaya tertib berlalu lintas kepada masyarakat demi terciptanya keselamatan bersama. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membentuk karakter...

Laba Naik 6 Persen

TEMANGGUNG - PD BPR BKK Temanggung membuka kantor cabang baru di Kecamatan Jumo, Sabtu (8/4) lalu. Kantor cabang baru ini diresmikan Wakil Bupati Temanggung...

Tembang Durma Untuk Kendalikan Hawa Nafsu

RADARSEMARANG.COM - Tembang macapat merupakan salah satu jenis tembang cilik atau puisi tradisional Jawa. Isi dari tembang macapat merupakan tuntutan atau pedoman kehidupan sehari-hari....

Hendi Ancam Pecat Pegawai Tak Produktif

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi terus menggenjot pelayanan masyarakat kepada jajarannya. Salah satunya di lingkungan Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta...

Pemasangan Pipa Proyek SPAM Dikeluhkan Warga

KAJEN-Pemasangan pipa mega proyek Petalong atau Proyek Pengembangan Sistem Penyedia Air Minum (SPAM) senilai Rp 64 miliar dikeluhkan masyarakat. Lantaran pihak rekanan, yakni PT...

Menjauh dari Zona Degradasi

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - PSIS akhirnya sukses mengamankan tiga poin kandang pada matchday ke-17. Haudi Abdillah dkk berhasil menang tipis 1-0 atas Persebaya dalam laga...