32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Tarik Investor, Kendal Harus Sering Dipromosikan

KENDAL—Pemkab Kendal harus sering lebih gencar dan aktif mempromosikan Kendal untuk bisa menarik para investor. Di antaranya, dengan menggelar temu ataupun dialog bersama investor nasional maupun internasional.

“Harus sering promosi, jika tidak, maka akan tertinggal dengan daerah lain. Sebab, daerah-daerah lain juga sedang gencar melakukan promosi untuk menarik investor ke daerah masing-masing,”  kata pemilik dan pendiri PT Panorama Agro Sidomukti (PAS), Siswono Yudo Husodo saat dialog dan temu bisnis antara Bupati Kendal dengan para pengusaha di Hotel Santika kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (1/4) malam.

Menurut pemilik Kawasan Wisata Umbul Sidomukti, Jimbaran, Kabupaten Semarang ini, temu investor tersebut penting agar Kendal semakin banyak dikenal oleh dunia luar.

Dikatakan, Kendal adalah kota yang memiliki banyak potensi yang bisa digarap oleh masyarakat. Pemilik Agro Wisata Tirto Arum Kendal itu menyatakan, jika wilayah Kendal memiliki petensi pertanian dan peternakan cukup bagus. “Pemerintah harus bisa melihat peluang tersebut,” tutur Siswono yang juga Komisaris Utama PT Bangun Tjipta Sarana (BTS) ini.

Mantan Menteri Transmigrasi dan Permukiman Perambah Hutan di era Presiden Soeharto itu mencontohkan, kebutuhan daging di Jakarta setiap harinya yang membutuhkan pasokan tinggi. Pemerintah bisa melakukan kerja sama yang baik dengan menyetok kebutuhan daging di Jakarta dari Kendal.

Contoh lain sentra jambu merah yang begitu subur di daerah Sukorejo. Menurutnya, pemerintah bisa bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan penghasil minuman, sirup ataupun makanan. “Saya kira jika promosi Kendal ini dilakukan terus-menerus, investor akan banyak berdatangan,” tandasnya.

Apalagi Kendal, lanjut Siswono, daerahnya juga kondusif. Artinya, kondisinya aman terkendali. Selain itu, pemerintahannya terbuka dan proses perizinanya sangat mudah. “Kondisi yang baik ini harus diimbangi dengan promosi yang gencar. Tidak hanya setahun sekali, tapi setiap bulan atau setiap minggu,”  tambah Mantan Ketua Umum Real Estate Indonesia (REI) ini.

Bupati Kendal, Mirna Annisa, mengatakan, jika dalam pertemuan tersebut, pihaknya telah mengundang banyak investor dari Kendal. Ia berencana akan memaksimalkan potensi yang ada di Kendal. Seperti bengkoang, jambu merah, dan hasil panen pertanian, perkebunan serta peternakan.

“Kami juga sudah mulai mengembangkan desa wisata di beberapa desa. Ke depan akan kami coba kembangkan lagi, sehingga setiap desa memiliki objek wisata unggulan. Selain itu, kami juga sedang mengembangkan kopi Kendal yang memang sudah diakui dunia,” tuturnya. (bud/aro)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here