33 C
Semarang
Minggu, 20 September 2020

Sempat Berkelit, Akhirnya Mengaku

Pelaku Pembunuhan Rekan Satu Barak di SMA TN

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MUNGKID-Pelaku pembunuhan terhadap Kresna Wahyu, 15, pelajar SMA Taruna Nusantara (TN) akhirnya terkuak. Polisi menetapkan AMR, 16, rekan satu barak korban sebagai pelaku pembunuhan sadis tersebut.

Penetapan tersangka ini sebenarnya sudah berlangsung sejak Jumat malam (31/4) kematin. AMR mengakui semua perbuatannya setelah sempat berkali-kali berkelit. “Tersangka mengakui perbuatannya pada pukul 21.30, setelah tidak lagi bisa mengelak dengan alat bukti yang ditemukan,” kata Kapolda Jateng, Irjen Pol Condro Kirono dalam siaran persnya, kemarin di Mapolres Magelang.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, pelaku langsung ditahan di sel Mapolres Magelang guna penyelidikan lebih lanjut. Pelaku ditempatkan di sel khusus anak, karena masih di bawah umur. “Atas perbuatannya, pelaku kami tahan di Polres Magelang. Karena usianya di bawah umur, ruang tahanan dipisah dengan yang dewasa,” kata Condro.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono mengatakan bahwa penetapan tersangka tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan 16 saksi, yang terdiri atas rekan korban dan sejumlah pamong sekolah.

Menurutnya, pelaku sudah merencanakan aksi pembunuhan ini jauh-jauh hari. Mulai dari membeli pisau di salah satu mal terbesar di Magelang hingga melakukan eksekusi pembunuhan.

Pelaku melakukan eksekusi sendirian. Sekitar pukul 03.30 pagi, pelaku langsung menghampiri dan membunuh korban dengan menusuk lehernya.

Usai beraksi, pelaku dengan tenang mencoba menghilangkan jejak. Mulai melumuri baju rekannya dengan darah hingga membuang pisau di dalam bak penampungan kloset.

Lebih lanjut, kata dia, aksi pembunuhan itu didasari motif sakit hati. Pelaku kesal karena ponsel miliknya disita pamong sekolah saat dipinjam korban.

Kejadian bermula ketika telepon seluler milik AMR yang dipinjam korban, ketahuan oleh pamong/pengasuh sekolah. Handphone itu lantas disita karena siswa kelas 10 tidak boleh membawa alat komunikasi.

Selain itu, AMR juga pernah tepergok korban saat mengutil uang teman satu barak. “AMR telah kami tetapkan sebagai pelaku, yang mana motif dari tindakannya adalah sakit hati atas perilaku korban,” ujar Condro.

Kapolres Magelang AKBP Hindarsono menambahkan pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan lanjutan dalam kasus ini. Pihaknya juga akan segera menyelesaikan BAP. (vie/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Wujudkan Keluarga Sejahtera Dunia Akherat

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (LKK NU) Demak berupaya untuk membangun keluarga nahdliyyin sejahtera dunia akherat. Ini dinilai penting agar setiap...

Kampung Warna-Warni

Anak-anak sedang bermain di kampung warna-warni di Jalan Sadewa Utara Kota Semarang, kemarin. Di kampong tersebut, tembok yang berdampingan dengan pembatas rel kereta api...

DPRD Gelar Halal Bihalal Jelang Pilkada Serentak 2018

RADARSEMARANG.COM - DPRD Kabupaten Magelang menggelar Halal Bihalal dengan Forkompimda Kabupaten Magelang dan SKPD serta para pemangku kepentingan di lingkungan Pemkab Magelang. Ketua DPRD Kabupaten...

Diterjang Angin, Atap Kelas Hilang

TEMANGGUNG- Beberapa rumah warga di Kecamatan Ngadirejo Temanggung rusak akibat diterjang angin puting beliung, Rabu (8/3). Bencana tersebut terjadi di Dusun Gandu Desa Gondangwingun...

Target 7.200 Terjual per Bulan

SEMARANG – Astra Motor selaku main dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Jawa Tengah, memperkenalkan All New Scoopy. Motor skutik berkonsep retro ini tampil...

3 Nama Siap Mendaftar lewat Jalur Perseorangan

SEMARANG-Lima nama telah berkonsultasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng terkait calon persorangan pada Pilgub 2018 mendatang. Namun dari lima orang itu,  hanya dua...