32 C
Semarang
Rabu, 23 Juni 2021

Salah Cara Gosok Gigi, Sebabkan Karies

SEMARANG Salah satu upaya mencegah kerusakan pada gigi adalah dengan menyikat gigi, minimal pagi, sore dan malam hari sebelum tidur. Namun gosok gigi harus dilakukan dengan benar, jika tidak, bisa menyebabkan karies gigi.

Drg Budi Wibowo mengatakan, karies gigi bisa terjadi karena cara menggosok gigi yang salah. Salah satunya adalah menggosok gigi terlalu kencang atau dengan gerakan maju mundur. ”Salah menggosok gigi akan menyebabkan karies gigi,” tegas Budi Wibowo di sela peringatan Hari Kesehatan Mulut Sedunia RSUP Dr Kariadi yang di gelar di SDN Kintelan, kemarin.

Ia menjelaskan, gejala karies gigi dalam jangka panjang cepat membuat gigi tanggal. Selain itu, salah menggosok gigi akan menyebabkan penumpukan plak di dalam rongga mulut, atau yang lebih dikenal dengan karang gigi. ”Pengobatannya dapat dilakukan dengan menambal gigi atau mencabut gigi yang sudah waktunya diganti. Namun, alangkah baiknya jika kita bisa melakukan pencegahan terhadap munculnya karies gigi,” tambahnya.

Menurutnya, teknik menggosok gigi yang salah juga akan memicu gigi sensitif. Tandanya ketika mengonsumsi makanan bersuhu panas atau dingin, giginya terasa ngilu. ”Gigi sensitif dimulai dari melebarnya pori-pori dari permukaan gigi. Kalau gosok giginya salah, gusi jadi turun dan terbuka. Akibatnya orang akan mengalami gigi sensitif,” ujarnya.

Sementara untuk cara menggosok gigi yang benar yaitu dengan dari gusi ke gigi. Tepatnya ada 5 permukaan gigi yang harus digosok antara lain permukaan gigi atau gigi yang menghadap ke bibir, lidah, di antara permukaan untuk mengunyah, serta selah gigi yang bersinggungan dengan gigi di sebelahnya.

Kebiasaan menggosok gigi di waktu yang tepat memang harus dilatih. Oleh karenanya, bertepatan dengan Hari Kesehatan Mulut Sedunia RSUP Dr Kariadi ikut peduli terhadap kesehatan gigi pada anak-anak dengan memberikan penyuluhan cara menggosok gigi yang benar. ”Kami juga akan memberikan kartu menggosok gigi. Di mana selama 21 hari kartu tersebut harus diisi apakah anak-anak yang kami beri pelatihan menggosok gigi dengan benar, sudah rutin menggosok gigi mereka pada pagi dan malam hari menjelang tidur,” imbuhnya.

Selain itu, kebiasaan anak-anak Indonesia yang 50 persen gemar mengonsumsi makanan manis lebih dari 1x sehari juga harus diwaspadai sebagai pemicu munculnya karies gigi. ”Periksa gigi 6 bulan sekali ke dokter, untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut,” pungkasnya. (den/zal/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here