32 C
Semarang
Jumat, 18 Juni 2021

Buat Saluran Baru, Atasi Genangan Pasar Pedurungan

SEMARANG Banjir yang sempat menggenangi beberapa los pedagang maupun toilet di Pasar Pedurungan Semarang, kini mulai dibenahi. Terlihat beberapa pekerja melakukan penyedotan serta pembuatan galian baru untuk mengalirkan air resapan menuju sungai di samping pasar Jumat (31/3).

Pasar yang baru saja direvitalisasi, menuai kritikan masyarakat lantaran terjadi banjir beberapa hari yang lalu.

Sutirah, 34, salah satu penjual ikan laut di Pasar Pedurungan mengungkapkan kekesalannya lantaran banjir selalu menggenangi area kiosnya. Meski sudah berulang kali melaporkan permasalahan kepada lurah pasar, namun respons yang dirasakan sangat lambat. Puncaknya ketika banyak pedagang serta pembeli mengeluh, bahkan ada pembeli yang merasa geram dan mengunggah kondisi pasar ke media sosial.

”Pasar sering banjir, meski kami juga berupaya patungan memanggil jasa sedot air. Tapi kan hasilnya nggak maksimal dan dana pun terbatas. Akhirnya ada tinjauan kemarin, terus dicarikan solusi untuk mengalirkan air sampai ke sungai sebelah pasar,” tutur warga Pilang Sari Mranggen ini.

Baik Sutirah maupun pedagang lain berharap, semoga dengan pembuatan saluran baru yang akan menuju ke sungai serta perbaikan serapan dapat mencegah terjadinya luapan air. Selain itu petugas pasar juga semakin memperhatikan perawatan pasar agar kondisi pasar semakin baik.

”Pasarnya kan baru diresmikan, masak sudah bermasalah wong katanya mau dijadikan pasar percontohan. Kalau gini terus keadaannya, nanti para pembeli bisa kabur, kasihan pedagangnya. Semoga pemerintah lebih memperhatikan kondisi Pasar Pedurungan terutama pedagangnya,” pungkasnya.

Hendri Nur Afianto pihak kontraktor menjelaskan, saat ini para pekerja sedang melakukan galian untuk membuat saluran baru terkait permasalahan banjir yang menggenangi Pasar Pedurungan. ”Yang menyebabkan banjir lantaran air resapan volumenya melebihi batas sehingga tidak dapat menampung. Jadi kita cari solusi untuk mengurangi air dari resapan supaya limbah dari dalam bisa langsung masuk ke tanah dan mengalir ke saluran kota atau sungai,” jelasnya. (mg29/zal/ce1)

Latest news

Related news

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here