Sido Muncul Gandeng FK UMJ Teliti Tanaman Obat

1342
KERJASAMA: Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat saat melakukan MOU dengan Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dr. Slamet Sudi Santoso, M.Pd.Ked. (Tri Sutristyaningsih/Jawa Pos Radar Semarang)
KERJASAMA: Direktur PT. Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk Irwan Hidayat saat melakukan MOU dengan Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) dr. Slamet Sudi Santoso, M.Pd.Ked. (Tri Sutristyaningsih/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Indonesia memiliki berbaga tanaman obat yang berkhasiat dan belum dimanfaatkan secara optimal. PT Sido Muncul menggandeng Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) melakukan pengembangan penelitan tanaman obat tersebut.

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk dalam mengembangkan industrinya aktif bekerjasama dengan kalangan perguruan tinggi untuk mengembangkan penelitian tentang tanaman-tanaman yang berkhasiat untuk pengobatan herbal.

“Kami sepakat kerja sama dengan perguruan tinggi untuk meneliti penggunaan bahan-bahan alami di Indonesia yang bermanfaat bagi kesehatan. Saya juga ingin para dokter di Indonesia minum jamu, karena jamu merupakan warisan budaya nasional yang harus dilestarikan,” kata Direktur PT Sido Muncul Irwan Hidayat di Ungaran, Kabupaten Semarang, kemarin

Penegasan ini dikemukakan Irwan Hidayat usai penanda tanganan nota kesepahaman (MoU) dengan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ terkait pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat. Menurut Irwan, selama ini dunia kedokteran belum terlalu mengenal dan menggunakan obat-obatan herbal, padahal penggunaan tanaman herbal untuk pengobatan di masyarakat Indonesia sudah diwariskan sejak nenek moyang. “Mahasiswa Perancis, mau belajar tentang jamu di Sido Muncul, kenapa kita tidak,” ungkap Irwan Hidayat, saat berdiskusi dengan salah satu mahasiswa Perancis yang belajar tentang obat herbal di laboratorium Sido Muncul.

Sampai saat ini, Sido Muncul telah menggandeng sejumlah perguruan tinggi, seperti Universitas Diponegoro Semarang, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta, dan Universitas Maranatha Bandung, dan kali ini dengan UMJ.

Dekan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan UMJ dr. Slamet Sudi Santoso mengakui Indonesia memiliki kekayaan alam berupa tanaman-tanaman herbal yang semestinya terus digali dan dikembangkan lewat riset. “Ya, memang cukup berat mengubah ‘mindset’ keilmuan di Fakultas Kedokteran mengenai tanaman-tanaman obat yang sebenarnya sudah ada di Indonesia. Namun, kenapa tidak diberdayakan kembali,” katanya. (tya/smu)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here