Polres Keluarkan Maklumat Soal Isu Penculikan

1510
PEDULI : Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan memberikan sedekah kepada lansia yang sedang duduk di Alun-Alun Kota Demak di sela sosialisasi maklumat terkait penyebaran berita hoax, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI : Kapolres Demak, AKBP Sonny Irawan memberikan sedekah kepada lansia yang sedang duduk di Alun-Alun Kota Demak di sela sosialisasi maklumat terkait penyebaran berita hoax, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Maraknya isu penculikan yang bernada bohong membuat jajaran Polres Demak dengan cepat melakukan antisipasi. Kemarin misalnya, Kapolres Demak AKBP Sonny Irawan berkeliling mensosialisasikan maklumat terkait penyebaran informasi atau berita bohong (hoax) soal penculikan tersebut.

Ada beberapa poin maklumat Kapolres Demak tersebut. Yaitu, maraknya isu penculikan di wilayah Demak adalah berita bohong yang sengaja dibuat oleh pihak dan kelompok tertentu untuk membuat masyarakat resah. Kemudian, masyarakat diimbau supaya tidak mudah terpancing dan terprovokasi berita hoax tersebut.

Selanjutnya, dalam maklumat ini, Kapolres AKBP Sonny Irawan juga menegaskan bahwa kepolisian bekerjasama dengan Pemkab Demak Kodim dan tokoh masyarakat bersama menangkal isu yang meresahkan dan bersifat provokastif tersebut. Karena itu, masyarakat diharapkan berperan aktif membantu menangkal berita bohong ini. “Polres Demak akan menindak tegas siapapun yang sengaja menyebarkan berita bohong dan main hakim sendiri,” katanya.

Seperti diketahui, berita bohong soal penculikan yang terakhir terjadi di Desa Mandung, Kecamatan Wedung. Seorang perempuan yang diduga orang gila dicurigai sebagai pelaku penculikan anak. Bahkan, orang tersebut sempat diamankan di Balai Desa Mandung lalu diamankan ke Polsek Wedung. Ini karena banyaknya massa yang beringas.

Kejadian bermula, ketika orang gila (korban, red) ini sedang berdiri di tepi jalan sambil tertawa. Yang bersangkutan dengan reflek bilang ‘yuk ikut aku’. Dari sinilah kemudian berkembang isu penculikan. Massa berdatangan untuk mengamankan orang tersebut. “Jadi, jangan mudah terpancing isu seperti ini,” ujar Kapolres didampingi Kasubag Humas AKP Sumanah. (hib/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here