Pelajar Ziarahi Makam Giri Kusumo

1746
DOA BERSAMA : Siswa-siswi SMK Ky Ageng Giri menggelar ziarah di Makam Giri Kusumo di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (30/3) kemarin. (AHMAD ABDUL WAHAB/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DOA BERSAMA : Siswa-siswi SMK Ky Ageng Giri menggelar ziarah di Makam Giri Kusumo di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Kamis (30/3) kemarin. (AHMAD ABDUL WAHAB/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Selain belajar, berbagai upaya dilakukan pelajar menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Di antaranya, melakukan ziarah ke makam para wali. Sebagaimana dilakukan siswa-siswi  SMK Ky Ageng Giri menggelar ziarah di Makam Giri Kusumo yang terletak di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak. Mereka berdoa agar diberi kelancaran dalam pelaksaan UNBK yang tinggal menghitung hari. Tak sedikit dari mereka yang meneteskan air mata sambil memanjatkan doa.

Salah satu siswi, Siti Nurhasanah, mengaku cemas jelang pelaksanaan UNBK yang akan digelar serentak selama 4 hari tersebut. “Meskipun sudah belajar sungguh-sungguh, tetapi tetap saja deg-degan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (30/3) kemarin.

Kendati demikian, dia merasa optimistis jika peserta UNBK dari sekolahnya dapat lulus 100 persen. Sebab, persiapan yang dilakukan baik siswa maupun dari pihak sekolah sudah maksimal. Selain itu, mekanisme pelaksanaan bukan menjadi kendala. “Harapannya agar semua lulus, karena sebelumnya sudah mengikuti simulasi UNBK di sekolah. Selain itu, ujian praktik kejuruan dititikberatkan,” tutur siswi jurusan administrasi perkantoran tersebut.

Johan Mardiyono, mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah terakhir yang bisa ditempuh. Sebab, berbagai upaya sudah dilakukan semaksimal mungkin. “Persiapan sudah dilakukan dengan matang, dan ini merupakan upaya terakhir melalui pendekatan spiritual yaitu melakukan ziaram ke Makam Giri Kusumo,” ujar guru SMK Ky Ageng Giri tersebut.

Sementara itu, tercatat ada 143 peserta yang akan mengikuti UNBK dari sekolah tersebut. “Kami melakukan UNBK secara mandiri, untuk itu kami sudah menyiapkan 60 unit komputer untuk mendukung pelaksanaan tersebut,” pungkasnya. (mg28/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here