Pelajar Keluar Malam Bawa Kondom

634
KELUYURAN: Seorang pelajar diperiksa petugas gabungan saat nongkrong di Taman Kartini. Dari saku celananya ditemukan dua buah kondom. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)
KELUYURAN: Seorang pelajar diperiksa petugas gabungan saat nongkrong di Taman Kartini. Dari saku celananya ditemukan dua buah kondom. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)

WONOSOBO – Pergaulan pelajar Wonosobo patut diwaspadai. Setelah ditemukan pelajar putri SMP berhubungan intim di sebuah hotel, razia tim gabungan pada Rabu (29/3) malam, menjaring pelajar keluyuran malam. Saat diperiksa, ia kedapatan membawa dua kondom.

Tim gabungan melibatkan Kesbangpol, Polres, Kodim 0707, Satpol PP dan Linmas, Disdikpora, Dinas Pariwisata dan Kemenag, berangkat dari kantor Kesbangpol sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka menyisir beberapa lokasi seperti tempat karaoke, hotel, taman kota, Alun-alun dan beberapa titik rawan kejahatan yang ada di seputar Wonosobo. Sasaran utama yang dituju adalah kenakalan remaja atau pelajar, serta narkoba dan penyakit masyarakat.

Di salah satu tempat hiburan malam karaoke, tim menemukan 2 pengunjung yang tidak membawa identitas serta 2 remaja putri di bawah umur yang sedang berkaraoke. Di sebuah hotel melati petugas mendapati 1 pasangan bukan suami istri dan beberapa pengunjung yang tidak membawa identitas.

Petugas kemudian memintai keterangan satu per satu. Mereka diminta menunjukkan identitas diri, KTP atau kartu identitas lain. Pasangan bukan suami istri tersebut keesokan harinya diminta datang ke kantor Satpol PP untuk mendapatkan pembinaan.

Sementara di Taman Fatmawati, petugas juga mendapati beberapa remaja yang sedang duduk-duduk dengan membawa sepeda motor yang tidak standar kelengkapannya. Setelah dimintai keterangan, mereka juga tidak membawa surat-surat kendaraan. Bahkan salah satu pelajar ini ada yang membawa kondom. Celakanya. Saat diperiksa, pelajar tersebut menunjukan ekspresi tak bersalah.

Di Alun-alun Wonosobo, petugas juga mengamankan 2 remaja dan 2 pelajar putri salah satu MTs yang sedang berpacaran hingga larut malam. Mereka juga tidak membawa identitas serta sepeda motor yang digunakan tidak standar dan tidak dilengkapi surat surat.

Kaur Bin Ops Satresnarkoba Polres Wonosobo Ipda Munawar yang pemimpin razia menyatakan, tujuan utama operasi adalah untuk memberikan efek jera bagi pengunjung tempat-tempat hiburan malam, utamanya remaja/pelajar. Mereka disinyalir sering mengonsumsi minuman keras.

“Diharapkan, bagi pengelola tempat-tempat hiburan malam dan hotel untuk selalu jeli dan waspada mengawasi pengunjung yang kemungkinan membawa miras, obat-obatan terlarang, serta pengunjung hotel, pasangan yang bukan suami istri,” katanya.

“Kami melakukan pemeriksaan kepada mereka. Yang tidak membawa identitas diri maupun surat kendaraan kami lakukan pembinaan dengan hukuman push up,” imbuh Munawar. (ali/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here