Nur Uhbiyati Guru Besar Ke-17 UIN Walisongo

846
SANDANG GURU BESAR: Rektor UIN Walisongo Prof Muhibbin kukuhkan Prof Nur Uhbiyati, sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen Pendidikan. (DIAZ AZMINATUL ABIDIN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SANDANG GURU BESAR: Rektor UIN Walisongo Prof Muhibbin kukuhkan Prof Nur Uhbiyati, sebagai Guru Besar Ilmu Manajemen Pendidikan. (DIAZ AZMINATUL ABIDIN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengukuhkan Prof Nur Uhbiyati, sebagai guru besar Ilmu Manajemen Pendidikan pada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK). Sidang senat terbuka dilakukan, di Aula II Kampus 3 UIN Walisongo Semarang, Kamis (30/3).

Dalam pengukuhan guru besarnya, ia memaparkan jurnal berjudul Manajemen Pengembangan Sumber Daya Manusia/Ustad Berbasis Kompetensi Pondok Pesantren Salaf. Pondok Pesantren Salaf, kata dia, merupakan tempat pendidikan tradisional yang keberadaannya sangat diperlukan hingga saat ini.

Kemudian, dalam pengembangan SDM/Ustad di pondok pesantren harus berkualitas dan memiliki kualifikasi akademik dan kompetensi-kompetensi keustadan.

”Di antaranya religius, sosial religius dan profesional religius adalah dengan melaksanakan pengembangan yang disarankan Casteter. Casteter itu sebuah analisis kebutuhan seperti mendesain pengembangan, pelaksanaan pengembangan dan evaluasi,” paparnya.

Sebelumnya, Dekan FITK Raharjo menuturkan, pengukuhan guru besar kedua kali dalam bidang ilmu manajemen pendidikan ini merupakan kemajuan bagi UIN Walisongo terutama FITK. Dengan bertambahnya guru besar ini pengembangan keilmuan akan meningkat.

”Pengaruh pada internal maupun eksternal kampus. Di internal kampus, pengukuhan guru besar ini bisa memotivasi puluhan doktor, sedangkan eksternal kampus, masyarakat tahu bagaimana UIN Walisongo semakin berkembang dan maju,” ujarnya

Ia pun berharap, kiprah guru besar ini bisa memacu semangat pada dosen  agar menulis di jurnal internasional. Hal ini seperti juga yang dikatakan Rektor UIN Walisongo Prof Muhibbin Noor. Ia mendorong agar gelar doktor ini menjadi tarikan untuk dosen lain supaya menyelesaikan publikasi jurnal internasionalnya.

Prof Muhibbin menyambut positif adanya pengukuhan kembali guru besar dalam bidang ilmu manajemen pendidikan. Satu minggu sebelumnya Prof Fatah Syukur juga dikukuhkan sebagai guru besar Ilmu Manajemen Pendidikan. ”Dengan banyaknya guru besar ilmu manajemen ini diharapkan pengelolaan kampus semakin baik dan menghasilkan kualitas kampus yang baik pula,” ujarnya. (mg30/zal/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here