33 C
Semarang
Selasa, 14 Juli 2020

Kakek Tewas Terlindas Kontainer

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

UNGARAN–Nahas menimpa Bambang Budi Murdono, 70, warga Desa Jambu Kidul RT 3 RW 2, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Kamis (30/3) kemarin, sekitar pukul 10.00. Pengendara Suzuki Smash bernopol H 3565 SL ini tewas mengenaskan karena terlindas truk kontainer.

Peristiwa tersebut terjadi saat korban melintas di Jalan Diponegoro, tepatnya depan SPBU Undaris, Ungaran. Beberapa saksi mata mengatakan, jika tewasnya korban disebabkan terlindas ban bagian belakang kontainer. “Korban meninggal dunia di tempat,” ujar Ari Kris, 35, warga Genuk, Ungaran Barat saat di lokasi kejadian.

Kejadian bermula saat truk kontainer bernopol H 1356 AW melaju dari arah Semarang menuju Bawen. Truk yang dikemudikan Toparwi, 42, yang diketahui merupakan warga Desa Beji RT 2 RW 1, Kecamatan Tulis, Kabupaten Batang ini hendak ke Boyolali untuk mengangkut barang ekspor.

Beberapa saat sebelum tiba di lokasi kejadian, Toparwi mengurangi laju truknya sembari membanting arah kemudi ke kiri lantaran di depan ada Pajero yang hendak putar arah. Kebetulan di sisi kiri truk kontainer melaju motor yang dikendarai korban.

Toparwi tidak mengetahui posisi korban sehingga kontainer yang dikemudikannya pun bersenggolan dengan sepeda motor yang dikendarai korban. “Korban terjatuh ke kanan dan langsung terlindas ban belakang truk kontainer,” katanya.

Korban mengalami luka parah di bagian perut hingga pinggang dan langsung menghembuskan nafas terakhirnya di lokasi kejadian. Untung saja, sopir kontainer tersebut segera diamankan oleh pihak kepolisian yang dengan cepat datang kelokasi kejadian.

Sehingga sang sopir tidak menjadi sasaran amuk warga. Menurut Ari, sepanjang Jalan Diponegoro sangat berbahaya bagi pengendara terutama sepeda motor yang melaju kencang.

Banyaknya kendaraan tonase berat yang berkecepatan tinggi sering memakan korban. Sementara itu, Toparwi yang diamankan ke kantor Satlantas Polres Semarang mengaku tidak mengetahui jika ada pengendara di samping kontainer yang dikemudikannya.

Dikarenakan posisi kepala kontainer yang tinggi. Sehingga pengendara sepeda motor apabila berada di sampingnya tidak kelihatan. “Saya benar-benar tidak tahu jika ada motor di sebelah kiri. Tahu-tahu terdengar benturan. Langsung saya berhenti dan cek, ternyata korban sudah kena,” katanya.

Usai kejadian, ia juga sempat membantu evakuasi korban ke pinggir jalan. “Saya ikut angkat beliau ke tempat aman. Saya minta maaf ke keluarga korban, semoga beliau diterima di sisi-NYA. Ini musibah, saya sangat menyesal,” kata Toparwi di depan polisi.

Saat ini Toparwi masih diamankan di Satlantas Polres Semarang untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Sedangkan truk kontainer beserta kendaraan milik korban juga ikut diamankan sebagai barang bukti. Saat proses evakuasi, juga sempat memacetkan akses sepanjang jalan Diponegoro. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Permenhub Masih Belum Ideal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – DPRD Jateng menyikapi masalah berakhirnya masa tunggu bagi penyedia jasa transportasi daring terhadap pelaksanaan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 108 tahun...

Alihkan Anggaran, Tangani 26 Sekolah Banjir

PEKALONGAN-Dinas Pendidikan (Dindik) mengalihkan dana APBD untuk menangani sejumlah sekolah korban banjir yang kegiatan belajar mengajarnya terganggu. Pasalnya, berdasarkan data Dindik, sebanyak 26 sekolah...

Raih IPK 3,88, Teliti 345 Populasi Guru

Satu lagi, gelar doktor diraih pengajar Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang. Dosen FAI UM Magelang, Imron, berhasil meraih predikat tersebut. Dalam disertasinya, Imron meneliti peran...

Pilih Daging Segar dan Dimasak Lebih Lama

MAGELANG - Santernya kabar penyakit antraks yang tengah terjadi di Jogjakarta sepekan belakangan mulai dikhawatirkan sebagian masyarakat Kota Magelang. Kendati begitu, penyakit menular pada...

Datangkan Guru Inspiatif Untuk Genjot Semangat Siswa

RADARSEMARANG.COM, PEKALONGAN –  Dinas Pendidikan Kota Pekalongan mendatangkan berbagai tokoh inspiratif ke sekolah-sekolah. Mulai wali kota, pejabat, polisi, hingga wartawan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan...

Kemampuan dan Keterampilan Diuji

MAGELANG - Ratusan pramuka penggalang dan penegak se-Kota Magelang mengikuti lomba tentang kepramukaan, akhir Agustus lalu di depan kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata...