Diramaikan Lebih dari 400 Atlet Bulu Tangkis

761
PEMBIBITAN DAN PRESTASI-Pelaksanaan kejuaraan kelompok usia tingkat Jateng-DIY menjadi sarana efektif dalam pembibitan maupun pencarian prestasi atlet.
PEMBIBITAN DAN PRESTASI-Pelaksanaan kejuaraan kelompok usia tingkat Jateng-DIY menjadi sarana efektif dalam pembibitan maupun pencarian prestasi atlet.

MAGELANG-Lebih dari 400 atlet bulu tangkis dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (31/3) siang nanti bakal tampil meramaikan Djarum Foundation Kejurkot Bulu tangkis Tidar Cup XVII Tahun 2017. Peserta tersebut terbagi dalam 22 partai pertandingan yang berlangsung hingga Minggu, 2 April 2017 mendatang, di GOR Djarum Magelang, Jalan Beringin VI/78, Kota Magelang.

Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Magelang Sri Kukuh Santosa menuturkan, pemain sebanyak itu mencakup pemain usia dini dasar hingga taruna dan dewasa. ”Total peserta dari data terakhir sudah ada 400 lebih pemain. Jumlah tepatnya bisa diketahui pada hari pertandingan. Dengan banyaknnya pemain maupun ofisial yang datang, tentunya kejuaraan akan lebih meriah dan mampu menarik perhatian masyarakat Kota Magelang untuk menikmati kejuaraan ini. Sebab gengsi persaingannya lebih tinggi dan yang tampil para pemain hebat,” paparnya di sela persiapan kemarin.

Dari seluruh pemain yang bertanding, sebagian besar merupakan pebulutangkis dari klub–klub Perkumpulan Bulutangkis (PB). Selain atas nama klub, jelas Kukuh, pada pertandingan kategori khusus pemain lokal Kota Magelang juga diikuti atlet mengatasnamakan sekolah.

”Jadi kejuaraan kita bagi dalam dua kelompok. Yakni khusus pemain lokal atau Madya, dan pemain tingkat Jateng – DIY atau Utama. Totalnya ada 22 partai pertandingan”. Beberapa sekolah di Kota Magelang yang berpartisipasi dalam Tidar Cup XVII antara lain SMPN 1, SMPN 5, Tarakanita, Pantekosta dan Ihsanul Fikri.

Kukuh menguraikan, pembagian pertandingan Djarum Foundation Kejurkot Bulu tangkis Tidar Cup XVII Tahun 2017 meliputi Kategori Madya yang hanya dapat diikuti pemain Kota Magelang, dan kategori Utama terbuka Jateng – DIY. Kategori Madya terdiri tingkat Sekolah Dasar/sederajat (tunggal putra/putri) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP)/Sederajat (tunggal putra/putri).

Sedangkan Kategori Utama, mencakup tunggal usia dini dasar putra/putri, usia dini tunggal putra/putri dan ganda putra, tunggal dan ganda usia anak – anak putra/putri, tunggal dan ganda usia pemula putra/putri, usia remaja tunggal putra/putri dan ganda putra. Serta satu lagi laga taruna / dewasa dengan partai tunggal dan ganda putra. “Laga Madya tingkat SMA / sederajat akhirnya dibatalkan karena pertimbangan masa ujian pemain,” jelasnya.

Menurut Kukuh, pelaksanaan kejuaraan tanpa seremonial pembukaan. Hari pertama mulai Jumat pukul 13.00 WIB, akan diteruskan dengan pertandingan-pertandingan yang sudah terjadwal. “Kami harapkan pemain luar daerah memperhatikan jadwal mainnya sehingga tidak telat dan dapat mengatur waktu istirahat,” jelasnya. (fiq/ton)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here