Disediakan Buku Murah dan Doorprize Selama Pameran Buku

1246
APRESIASI SENI : Selain pameran buku, seni pertunjukan seperti tarian turut memeriahkan gelaran Pameran Arsip dan Jambore Perpustakaan 2017 di GOR Jetayu. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)
APRESIASI SENI : Selain pameran buku, seni pertunjukan seperti tarian turut memeriahkan gelaran Pameran Arsip dan Jambore Perpustakaan 2017 di GOR Jetayu. (Lutfi Hanafi /Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN-Untuk menarik minat masyarakat agar berbondong-bondong datang dan memborong buku, panitia event Pameran Buku dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Pekalongan ke-111, menyediakan banyak buku murah dan puluhan doorprize menarik.

Pameran yang digelar di Gedung Olah Raga (GOR) Jetayu Kota Pekalongan Rabu (29/3) hingga Selasa (4/4) mendatang tersebut, diikuti 45 peserta. Dari semua penerbit yang membuka lapak pada pameran tersebut, menyediakan buku-buku murah mulai harga Rp 5.000 dan Rp 10.000. Selain itu, masih ada diskon 20-30 persen.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Pekalongan, Erli Nufiati menjelaskan bahwa alasan rutin menggelar pameran buku murah karena tingkat kunjungan masyarakat Kota Pekalongan ke perpustakaan semakin hari semakin meningkat. Pada 2016, tingkat kunjungan ke perpustakaan sebanyak 86.000 orang atau 160-170 orang per hari. ”Makanya kami menyelenggarakan Pameran Buku ini untuk memenuhi kebutuhan buku bagi masyarakat,” terang Erli.

Selain itu, untuk mendukung Perda Nomor 2 Tahun 2016 tentang Pembudayaan Gemar Membaca Untuk Menumbuhkembangkan Minat dan Gemar Membaca serta Mendayagunaan Bahan Bacaan guna Menciptakan Masyarakat Gemar Membaca. Bersamaan dengan Pameran Buku tersebut, diselenggarakan Pameran Arsip dan Jambore Perpustakaan. Selain itu, diluncurkan pendaftaran anggota perpustakaan secara online.

Dia menjelaskan, dalam Pameran Arsip, pengunjung bisa melihat koleksi arsip yang dimiliki Pemkot Pekalongan dalam bentuk foto, naskah, dan dokumen-dokumen yang menggambarkan lintas sejarah Kota Pekalongan. Salah satunya, sejarah Pasar Banjarsari dari awal berdiri hingga kini. Agar mudah dijangkau, stan arsip terletak di bagian depan aula.

Erli juga berharap warga Kota Pekalongan yang menyimpan arsip bersejarah tentang Kota Pekalongan untuk mengirimkannya ke Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah Kota Pekalongan untuk dilakukan pendataan. Adapun Jambore Perpustakaan yang ke-4 diikuti 300 pengelola perpustakaan se-Kota Pekalongan. Digelar selama 2 hari, dari Rabu hingga Kamis.

Menurut nya, datang ke Pameran Buku tersebut sangat menguntungkan. Selain banyak koleksi buku murah, juga banyak stan lain yang menarik. Tidak hanya kuliner saja, ada herbal dan stan fashion. “Pengunjung yang beruntung juga bisa dapat doorprize, nanti diundi di akhir acara. Di antaranya, hadiah berupa sepeda hingga mixer, cukup beli buku dan bisa tukar dengan kupon di stan panitia,” jelasnya.

Selama acara berlangsung, banyak acara pendukung di sekitar lokasi pameran. Dari bedah buku hingga pelatihan keperpustakaan. Juga ada berbagai macam lomba menarik, dari tingkat PAUD hingga umun. Pendaftaran peserta lomba bisa menghubungi panitia ataupun Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Pekalongan. (han/adv/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here