Terharu Disambut Lagu Jangan Menyerah

787
PEDULI SESAMA: Komunitas Rakyat Peduli Salatiga dan Kabar Salatiga saat menyerahkan bantuan untuk anak-anak SLB ERHA Kabupaten Semarang. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)
PEDULI SESAMA: Komunitas Rakyat Peduli Salatiga dan Kabar Salatiga saat menyerahkan bantuan untuk anak-anak SLB ERHA Kabupaten Semarang. (DHINAR SASONGKO/RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Komunitas Rakyat Peduli Salatiga (RPS) bersama Kabar Salatiga (KS) menyalurkan bantuan warganet ke sekolah luar biasa (SLB) ERHA di Sumberejo, Pabelan, Kabupaten Semarang, Selasa (28/3).

Di sekolah yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus ini, RPS berduet dengan KS menyerahkan bantuan berupa 2 unit kursi roda, peralatan tulis dan pakaian layak pakai. SLB ERHA yang menempati lahan di Dusun Krajan RT 05 RW 03 memiliki 23 siswa yang memiliki keterbatasan (difabel).

Penggalangan bantuan dilakukan selama sepekan terakhir. Sekolah yang berada di perdesaan tersebut menjadi target pemberian bantuan. Melalui dukungan para donatur, baik di RPS maupun KS, akhirnya terkumpul dana sebesar Rp 2.551.000. “Dari dana yang masuk, akhirnya kita belanjakan 2 unit kursi roda dan berbagai kebutuhan belajar lainnya,” kata Koordinator RPS Tri Wijaya.

Muncul keharuan saat puluhan anak- anak berkebutuhan khusus menyambut pemberian bantuan tersebut. Dua siswa menyanyikan sebuah lagu D Masiv yang bertitel Jangan Menyerah. Keharuan semakin larut melihat gerak maupun suara duet anak berkebutuhan khusus itu. “Ini bukan kunjungan yang terakhir, nantinya kami akan melakukan kunjungan serupa,” terang Tri Wijaya.

Pemberian bantuan kepada SLB ERHA bukanlah aksi pertama dilakukan RPS dan KS. Hampir setahun belakangan ini, kerap terlibat berbagai aksi kemanusiaan. Dari mulai aktivitas rutin yakni penyaluran bantuan pakaian layak pakai hingga menembus Kabupaten Boyolali. Karena sifatnya untuk sesama, mereka mengabaikan lokasi orang yang perlu dibantu. Tidak fokus di Salatiga saja.

“Kadang dalam satu bulan kita bisa beraksi tiga kali, yang penting perencanaan kami bahas secara detail dulu. Karena personelnya menyebar di seluruh penjuru kota, maka untuk memudahkan komunikasi RPS membuat grup media sosial dan juga tergabung di KS,” jelasnya. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here