33 C
Semarang
Rabu, 28 Oktober 2020

Puluhan Money Changer Tak Berizin

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

SEMARANG – Bank Indonesia terus menertibkan Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Bukan Bank (KUPVA BB). Hal ini guna mencegah kejahatan-kejahatan luar biasa yang memanfaatkan layanan tersebut.

Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra mengatakan, awal Januari lalu pihaknya mengidentifikasi terdapat 40 penyelenggara KUPVA BB di wilayahnya yang tidak berizin.

“Setelah dilakukan sosialisasi, dari 40 penyelenggara KUPVA BB tak berizin tersebut, 2 penyelenggara sudah mengajukan proses perizinan ke BI dan 1 penyelenggara sedang dalam tahap pengajuan perizinan ke dinas terkait,” ujarnya di sela Media Briefing ‘Penertiban Kegiatan Usaha Penukaran Valuta Asing Tanpa Izin BI’ di Polda Jateng, kemarin.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri Bigjen Pol Agung Setya menyambut baik upaya penertiban tersebut. Menurutnya, banyak pelaku tindak pidana menyembunyikan kejahatannya melalui KUPVA BB. “Secara sistematis ini akan memengaruhi ekonomi, terlihat sepele tapi banyak kejahatan besar disembunyikan di sana,” jelasnya.

Ia mencontohkan di Batam pihaknya pernah menertibkan KUPVA BB tak berizin berhubungan dengan kasus narkotika dengan omset lebih dari Rp1 triliun per bulan. Ada pula KUPVA BB yang digunakan sebagai pencucian uang hasil judi online dengan transaksi ratusan miliar.

Terkait hal ini, Bank Indonesia memberi batas waktu hingga 7 April 2017 bagi para penyelenggara KUPVA BB untuk mengurus perizinan. Pengurusan izin ini tidak dibebankan biaya sama sekali dan berbadan hukum. Namun begitu, proses mendapatkan ijin membutuhkan waktu. “Setelah batas akhir yaitu 7 April 2017 akan ada penindakkan tegas,” kata Rahmat.

Selain itu, pihaknya juga menggandeng kerjasama dengan notaris untuk memberikan pemahaman tentang legalitas penyelenggara tersebut.  “Tujuannya agar berdampak pada citra positif Indonesia dan kita perlu menjaga kondisi tetap berlanjut,” tambahnya.

KUPVA BB, lanjut dia, dilarang jika beroperasi tanpa ijin, menggunakan rekening bank selain atas nama KUPVA. Melakukan kegiatan di luar kegiatan yang telah diatur, melakukan kerjasama dengan kegiatan usaha melalui KUPVA tidak berijin serta pengurus dan pemegang saham memanfaatkan KUPVA untuk kepentingan pribadi. (dna)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Properti di Awal Tahun Lesu

SEMARANG – Pasar properti di awal tahun masih belum terlalu bergairah. DPD Real Estate Indonesia (REI) Jateng mencatat hasil penjualan properti pada pameran awal...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...