33 C
Semarang
Jumat, 10 Juli 2020

Dominasi Permainan, PSIW Kalah Lagi

Liga Soeratin 2017

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

WONOSOBO – Tim sepak bola kebanggaan Wonosobo PSIW U-17 menjamu Persibangga U-17 di Stadion Kolodete Kalianget, Rabu (29/3). Laga kandang dalam kompetisi Liga Soeratin 2017 ini berlangsung panas. Wasit Yanuar Duma harus mengeluarkan 3 kartu merah dalam pertandingan ini.

Sepanjang pertandingan Laskar Kolodete, julukan PSIW, sebenarnya mendominasi penguasaan bola namun. Tapi gol cepat Persibangga di menit kedua oleh sundulan Andi Yana Hermawan membawa tim tamu unggul 0-1.

Kebobolan satu gol, PSIW mencoba memperkokoh pertahanan sekaligus mempertajam serangan. Pemain tetap semangat, apalagi tribun timur stadion dipadati ribuan pendukung setia. Laskar Kolodete pada babak pertama terus melakukan penetrasi ke pertahanan Persibangga, namun hingga turun minum, belum mampu menjebol gawang Persibangga.

Di babak kedua, PSIW memperbaiki pola serangan. Upaya menjebol pertahanan Persibangga dilakukan dari berbagai sisi. tekanan demi tekanan dilakukan. Lebih dari 20 peluang tercipta di depan gawang Persibangga, tapi tak satupun yang berakhir dengan gol.

Pertandingan sepak bola untuk pemain di bawah usia 17 tahun ini sempat memanas. Pada menit 67, pemain PSIW Dewa Rizqi dan pemain Persibangga Estiko Anas terlibat baku pukul. Wasit Yanuar langsung mengeluarkan kartu merah untuk keduanya.

Ketika ingin mengejar ketinggalan, pada menit 83, pemain PSIW Tri Maulana melakukan pelanggaran dan mendapat kartu kuning kedua yang berakibat keluarnya kartu merah. Hingga akhir pertandingan, skor 0-1 tetap bertahan untuk tim tamu. Ini merupakan kekalahan kedua yang dialami PSIW setelah Minggu (26/3) kalah dari Persitema 0-2.

Pelatih PSIW Muhaimin Hikmatiar menyatakan, meski kalah, ia cukup puas dengan permainan anak asuhnya. Karena untuk menghadapi Liga Soeratin, mereka hanya melakukan persiapan selama 1,5 bulan. “Anak-anak sudah menunjukkan permainan yang baik, terbukti sepanjang permainan mampu mendominasi permainan,” katanya.

Untuk menghadapi laga selanjutnya di kandang Persibas Banyumas pada 2 April mendatang, evaluasi akan dilakukan. Utamanya pada lini depan, karena dari permainan kemarin, penguasaan bola sudah mendominasi. “Kami akan memperuncing kualitas lini depan,” ujarnya.

Ketua PSIW Wonosobo Abdul Arif mengatakan, kekalahan kemarin merupakan bagian dari proses menuju kemenangan. Untuk itu pola pelatihan akan ditingkatkan. Meski kalah, ia bangga, karena animo warga Wonosobo cukup tinggi terhadap sepak bola yang mulai bangun ini. “Ini momentum baik, kami memiliki modal semangat untuk menang,” jelasnya. (ali/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Pemkot Jadikan Pek Cun, Ajang Promo Wisata

PEKALONGAN-Ritual Pek Cun dengan prosesi yang khas yang digelar rutin oleh umat Khonghucu akan dijadikan salah satu ajang promo wisata oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan....

Pondok Gaul ala Raudhatul Muhtadin

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Tidak banyak pondok pesantren yang bisa menerapkan pola modern atau gaul dalam pola mengajarnya. Salah satunya Pondok Pesantren Raudhatul Muhtadin di...

Mading Sebagai Sarana Penumbuh Minat Tulis Siswa

RADARSEMARANG.COM, SAMPAI saat ini, kadang saya masih mendapati tantangan ketika memberikan tugas kepada murid-murid untuk menulis, baik fiksi ataupun nonfiksi. Mereka kerap kali menyahut, begitu...

Ajak Masyarakat Jauhi Narkoba

RADARSEMARANG.COM, TEMANGGUNG - Ribuan warga Temanggung memadati halaman GOR Bambu Runcing Temanggung mengikuti kegiatan senam massal peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI), Jumat (13/7)....

Kendal Kekurangan 5.586 PNS

RADARSEMARANG.COM, KENDAL - Jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kendal mengalami kekurangan sebanyak 5.586 orang. Namun kekurangan itu tidak bisa dipenuhi sekaligus lantaran terkendala...

SMA TN Juara Economic Competition

SALATIGA - Program Studi Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menggelar kompetisi bagi siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)/Sekolah...