Perayaan Dewa Obat saat Hari Raya Nyepi

413
KHUSYUK: Para umat saat melangsungkan sembahyang dalam Peringatan Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee di pelataran Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Grajen, Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHUSYUK: Para umat saat melangsungkan sembahyang dalam Peringatan Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee di pelataran Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Grajen, Semarang, kemarin. (JOKO SUSANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Bertepatan dengan perayaan Hari Raya Nyepi bagi umat Hindu, pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Grajen Semarang menggelar acara peringatan Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee atau Dewa Obat untuk kali pertama. Perayaan diikuti 500-an peserta dari 20 kelenteng yang ada di Pulau Jawa. Sebanyak 15 kelenteng di antaranya langsung mendaftarkan diri mengikuti kirab.

Acara tersebut digelar selama tiga hari, Senin-Rabu (27-29/3), diawali dengan penerimaan tamu, ritual sembahyang kepada Thian, Konco Hian Tian Siang Tee dan para Sin Bing (dewa-dewa yang disucikan, Red). Selanjutnya, sembahyang untuk seluruh umat peserta kirab, penyerahan kimsin yang ditempatkan di kio (tandu), lalu dikirab keliling kawasan Pecinan Kota Semarang. Terakhir, ditutup dengan upacara sembahyang kebesaran lidou dipimpin TITD Tek Hay Bio atau Kelenteng Sinar Samudra Semarang yang akan digelar Rabu (29/3) hari ini.
”Ini kirab perdana, nanti akan kita adakan rutin setiap tahun. Tahun ini digelar bersamaan Hari Raya Nyepi sebenarnya tidak ada alasan khusus. Ini cuma dipaskan hari libur, sehingga peserta bisa banyak,” kata ketua panitia acara, Djohan Gondo Kusumo kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Djohan menjelaskan, puncak upacara akan digelar Rabu (29/3) hari ini, yakni diadakan sembahyang bersama yang dipimpin dari TITD Tek Hay Bio Semarang, berikutnya kirab keliling kawasan Pecinan.

Dikatakan, 20 kelenteng se-Jawa yang mengikuti acara tersebut, di antaranya dari Jakarta, Demak, Semarang, Temanggung, Pekalongan, Muntilan, Kudus, Slawi, Gubung, Ulujami, dan Tegal.

Dia berharap, melalui acara ini, nantinya masyarakat bisa mendapatkan mukjizat dari kongco Hian Thian Siang Tee atau Dewa Obat, baik mendapatkan kemakmuran maupun kesehatan. ”Nanti auranya biar menyebar ke masyarakat, apalagi kongco Hian Thian Siang Tee terkenal sudah banyak menyembuhkan orang, termasuk penyakit tidak lazim juga mampu disembuhkan,” ungkapnya.

Pihaknya sengaja memilih kongco tersebut, karena di TITD Grajen dianggap sebagai kongco tuan rumah dari 10 kongco lainnya.

Wakil Ketua II Bidang Hukum pada Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Jateng, Eka Widhiarto, berharap, melalui perayaan Hari Kebesaran Kongco Hian Thian Siang Tee itu, nantinya bisa meningkatkan persatuan antarumat Tri Dharma, dan bisa menunjukan keragaman budaya Indonesia.

”Ritual semacam ini ke depannya layak mendapat perhatian dari Dinas Pariwisata. Bagaimanapun bisa meningkatkan jumlah wisatawan lokal dan mancanegara. Ibarat pepatah sekali dayung dua tiga pulau terlampaui,” katanya. (jks/aro/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here