Kembangkan Wisata, Bersihkan Sampah

1052
GOTONG ROYONG: Para relawan membersihkan sampah di kawasan hutan Makam Giri Kusumo dan bantaran Kali Dolog di Desa Banyumeneng. (​AHMAD ABDUL WAHAB/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
GOTONG ROYONG: Para relawan membersihkan sampah di kawasan hutan Makam Giri Kusumo dan bantaran Kali Dolog di Desa Banyumeneng. (​AHMAD ABDUL WAHAB/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Puluhan relawan penanggulangan bencana (PB) Angling Kusuma beserta warga dan Karang Taruna melakukan aksi pungut sampah di kawasan hutan Makam Giri Kusumo dan bantaran Kali Dolog di Desa Banyumeneng, Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Minggu (26/3). Kegiatan tersebut juga untuk menggali potensi wisata di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Ungaran tersebut.

Kepala PB Angling Kusuma Mujir mengatakan, kegiatan bersih sampah di Kali Dolog merupakan bagian dari kegiatan prabencana. Sebab, saat ini potensi bencana, khususnya banjir, masih tinggi. “Hal itu dapat dilihat dari curah hujan yang juga masih tinggi,” katanya.

Bersih-bersih sampah di bantaran Kali Dolog adalah upaya untuk meminimalisir dampak banjir, khususnya di daerah hilir. Bagian hulu hingga hilir sungai harus steril dari sampah. Karena kawasan Banyumeneng merupakan langganan banjing bandang. “Sehingga pascabanjir, di kawasan hilir sampah tidak menumpuk dan menyumbat aliran sungai,” tuturnya.

Tak hanya itu, upaya lain yang dilakukan adalah menanam pohon di bibir sungai. Harapannya bisa untuk mencegah erosi. “Kemarin juga dilakukan tanam pohon, dan ditarget bulan April dan Mei, 3000 pohon tertanam,” tuturnya.

Kepala Desa Banyumeneng,Muntaha mengatakan, kegiatan tersebut akan digiatkan tiap pekan dengan banyak agenda di dalamnya. Termasuk penggalian potensi wisata yang ada di Banyumeneng. Banyak tujuan wisata religi dan spot-spot keindahan alam yang belum terekspos luas. “Kedung Kendil, Watu Lempit, dan lori peninggalan zaman Belanda juga ada di sini tetapi masih belum terekspos,” jelasnya.

Warga bersama relawan juga akan memperbaiki jalan menuju lokasi-lokasi wisata tersebut. Sehingga diharapkan dengan berkembangnya sektor wisata, maka perekonomian warga juga meningkat. (mg28/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here