33 C
Semarang
Minggu, 9 Agustus 2020

Nyepi, Umat Hindu Sucikan Jiwa

Umat Hindu Gelar Melasti

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MUNGKID – Umat Hindu di kota dan Kabupaten Magelang sudah memulai rangkaian Nyepi. Sejak Minggu (26/3) lalu, ratusan umat Hindu menggelar ritual Melasti atau mensucikan diri di Tuk Mas Desa Lebak, Kecamatan Grabag, Kabupaten Magelang. Sementara Senin (27/3), digelar pawai ogoh-ogoh sebagai simbol mengusir roh-roh jahat.

Pawai ogoh-ogoh menempuh rute dari depan halaman Pemkot Magelang menuju Pura Wira Buwana Akademi Militer. Sekitar 100 umat Hindu mengusung patung Raksasa Bhuta Yajna untuk melepas segala macam bala bencana.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Magelang sekaligus Kapolsek Magelang Tengah, AKP I Gede Suarti, kepada Radar Kedu, Senin (27/03) mengatakan, pawai ogoh-ogoh menempuh Route Start arak – arakan dari depan halaman Pemkot Magelang menuju Pura Wira Buwana Akmil Desa Banyurojo Kecamatan Mertoyudan Magelang, yang diikuti sekitar 100 orang.

“Pawai ogoh-ogoh sebagai bagian dari tradisi Hindu, kami kenalkan kepada masyarakat. Selain itu, tujuan pawai ini adalah untuk mengusir roh-roh jahat di sekitar kita,” beber Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Magelang yang juga Kapolsek Magelang Tengah AKP I Gede Suarti.

Suarti menjelaskan, sebelum pawai ogoh-ogoh, umat Hindu melaksanakan upacara mecaru yaitu upacara persembahan yang ditujukan untuk menjaga keharmonisan dengan alam. “Pawai mengusung Bhuta Yajña yaitu didahului pula Tawur Kesanga mengembalikan atau membayar, mempunyai arti dan makna untuk memotivasi umat Hindu secara ritual dan spiritual agar alam senantiasa menjadi sumber kehidupan. Tawur kesanga juga berarti melepaskan sifat–sifat serakah yang melekat pada diri manusia,” kata Suarti.

Sesampainya di Pura Wira Buwana Akmil, dilanjutkan sembahyang di dalam pura sampai pukul 20.00 WIB. “Acara puncak Nyepi pada hari Selasa 28 Maret 2017 mulai pukul 06.00 hingga Rabu pukul 00.00 WIB. Di mana, umat Hindu melakukan catur brata,” ujarnya.

Sementara itu, meski diguyur hujan, prosesi Melasti berlangsung khidmat. Rangkaian dimulai dengan arak-arakan membawa sesaji dan ornamen-ornamen khas Hindu, dengan iringan gamelan.

Sebelum upacara digelar, seluruh umat Hindu melakukan sembahyang di Pura Wirabuana, kompleks Akademi Militer (Akmil). “Melasti disimbolisasikan dengan labuhan sesaji ke laut serta menyucikan arca, pratima, nyasa, dan pralingga sebagai wujud atau Sthana Ida Sang Hyang Widi Wasa dengan segala manivestasi-Nya. Tapi, karena di sini tidak ada laut, kita laksanakan di Tuk Mas ini,” kata Dewan Pakar Cendekiawan Parisada Magelang, I Gede Suardiasa.

Penyucian diri, sambung Gede, bertujuan agar alam raya beserta isinya di dunia, terjaga kelestariannya. Juga agar dijauhkan dari segala malapetaka.

Gede melanjutkan, tepat saat pelaksanan Nyepi, umat Hindu tidak boleh melakukan empat hal (Catur Brata). Yaitu, menyalakan api (amati geni), aktivitas kerja (amati karya), bersenang-senang (amati lelanguan), dan bepergian (amati lelungaan).

Dalam kesenyapan hari suci itu, menurut Gede, umat Hindu melaksanakan mawas diri, menyatukan pikiran, serta menyatukan cipta, rasa, dan karsa, menuju penemuan hakikat keberadaan diri dan intisari kehidupan semesta. “Selain itu, umat juga melaksanakan puasa dan tidak berkomunikasi, serta tidak tidur.” (cr3/vie/ton/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Tinggal Tunggu Jadwal

SEMARANG – PSIS Semarang masih menunggu jadwal resmi Liga 2 yang hingga kini belum dikeluarkan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi. Namun,...

Kidung Gempita, Konser Semarang Banget

SEMARANG - Malam resepsi HUT ke-470 Kota Semarang tadi malam berlangsung meriah. Konser yang digelar di halaman Balai Kota Semarang ini mengusung tema Semarak...

Kebermaknaan Belajar Matematika

RADARSEMARANG.COM - AKUN Instagram Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhadjir Effendy (@muhadjir_effendy), akun Twitter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (@Kemdikbud_RI), serta akun Instagram Pusat Teknologi...

Ajukan Jadi Tuan Rumah MotoGP

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Penyelenggaraan MXGP Seri ke-13 di Kota Semarang yang dihelat pada 6-8 Juli 2018 sukses digelar. Penonton event balap internasional motocross yang...

Tangis Haru Peringati HUT PGRI

KUDUS – Peringatan HUT ke-72 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2017 diperingati di sekolah-sekolah kemarin (25/11). Mereka menggelar pertunjukan seni tari kolosal, menghias...

Ngantuk, Tronton Tercebur Sungai

KENDAL—Lantaran pengemudi mengantuk, sebuah truk tronton menabrak pagar jembatan. Akibatnya pagar roboh dan truk bernopol B 9625 BYT yang dikemudikan Handi Susianto, 34, itu tercebur...