Mirna Minta OPD Bergerak Aktif

498
GELADI BERSIH: Latihan ketoprak dengan judul Fajar di Bumi Kendal di Pendopo Kabupaten untuk persiapan pementasan di TMII Jakarta, kemarin. Inzet: Bupati Kendal Mirna Annisa. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELADI BERSIH: Latihan ketoprak dengan judul Fajar di Bumi Kendal di Pendopo Kabupaten untuk persiapan pementasan di TMII Jakarta, kemarin. Inzet: Bupati Kendal Mirna Annisa. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL Pembangunan di wilayah Kendal bisa berjalan lancar sesuai dengan visi, misi dan harapan masyarakat. Syaratnya, semua pihak harus bahu-membahu dan bergotong royong, khususnya semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD), harus seiya dan sekata.

Demikian disampaikan Bupati Kendal, Mirna Annisa di sela-sela jumpa pers dengan wartawan di Operation Room, Kantor Bupati Kendal. Menurutnya, semua OPD harus bergerak aktif, berinovasi dan kreatif dalam mengemas pelayanan dan pembangunan. ”Sehingga perubahan itu nyata dan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya, kemarin.

Menurutnya, sekarang sudah bukan saatnya bagi kepala daerah khususnya dirinya mencari pencitraan dan popularitas semata. Sebab, yang dibutuhkan masyarakat adalah kerja keras yang tampak hasilnya. ”Jadi silakan semua OPD, saya berikan kebebasan untuk mengatur dan berinovasi. Silakan, hasil kerja dipaparkan ke media agar masyarakat tahu bahwa pemerintah saat ini benar-benar sedang kerja keras,” tuturnya di sela geladi bersih persiapan acara pergelaran ke TMII Jakarta.

Menurut bupati, yang dibutuhkan masyarakat adalah Kendal yang maju, sejahtera, tenteram dan damai serta tidak tertinggal dari daerah lain. ”Jadi saya tekankan lagi, Kendal atau Bupati Kendal atau siapa pun bukan lagi ajang pencitraan. Tapi kerja keras,” tandasnya.

Semua kepala OPD, lanjut Bupati Mirna, jangan hanya berpangku tangan atau sekadar menghabiskan anggaran dengan ikut kegiatan studi banding atau pelatihan-pelatihan. Tapi hasilnya nol atau tidak ada. ”Percuma kalau hasilnya atau output yang ada tidak bisa memberikan manfaat untuk masyarakat Kabupaten Kendal,” jelasnya.

Terkait dengan bakal digelarnya Pementasan Duta Seni, Pameran Kerajinan dan Handycraft Unggulan, Bazar Kuliner Khas Kendal serta Temu Bisnis di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta menurut Mirna sudah 95 persen persiapannya. Meski begitu, Mirna meminta supaya semua pihak yang terlibat benar-benar bekerja mempersiapkan dengan baik.

Sehingga Kendal bisa diperhitungkan dan tidak dipandang sebelah mata. Harapannya, para investor semakin tertarik untuk menanamkan modalnya dan membangun Kendal. ”Harapan saya harus ada evaluasi dari acara temu investor ini. Hasilnya seperti apa dan kekurangannya seperti apa,” tambahnya.

Sementara itu, penanggung jawab tampilnya Kabupaten Kendal di TMII, yakni Sekda Kendal, Ir Bambang Dwiyono MT menjelaskan bahwa Kendal akan memulai kegiatan di TMII dengan menyelenggarakan Temu Bisnis dan Meeting Room di Hotel Santika mulai Sabtu (1/4) pukul 19.00 sampai selesai.

Tema yang akan diusung yakni, Mewujudkan Kendal Sebagai Permata Pantura Melalui Peningkatan Investasi. ”Kegiatan diisi dengan dialog Bupati Kendal dengan pengusaha dan masyarakat Kendal di Jakarta,” kata Bambang.

Selanjutnya pada Minggu (2/4) di Panggung Terbuka Ojo Dumeh Kompleka Anjungan Provinsi Jawa Tengah, TMII Jakarta, juga akan digelar Pementasan Duta Seni dengan menampilkan ketoprak. Lakonnya bertajuk Fajar di Bumi Kendal. Selain itu, Tari Kreasi Baru ikonik Pengayoman serta penampilan pemusik cilik berbakat Jefri Setiawan.

Pada lokasi yang sama juga digelar Pameran Kerajinan dan Handycraft, Bazar Kuliner dan Makanan Khas Kendal. Di antaranya gethuk, sate keong, pecel semanggi, es pandansari dan pojok kopi khas Kendal. Selain itu juga ditampilkan hasil hortikultura Kendal di antaranya apukat kendil, jambu kristal dan pisang raja bulu yang bisa dibeli oleh pengunjung.

Kegiatan ekspose potensi Kabupaten Kendal di TMII Jakarta menurut ketua panitia, Tavip Purnomo, bertujuan meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah dengan memaksimalkan kegiatan investasi dan mengoptimalkan potensi peluang investasi di Kabupaten Kendal. Sedangkan dialog investor bertujuan mempertemukan Bupati Kendal sebagai pengambil kebijakan dengan investor dan stakeholder serta tokoh masyarakat Kendal di Jakarta (Pakken).

”Ekspose Kendal di TMII dihadiri oleh segenap anggota Forkopimda Kendal, pengusaha baik yang sudah berinvestasi di Kendal maupun pengusaha yang berminat menanamkan modalnya di wilayah Kendal,” kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kendal itu. (bud/adv/ida/ce1)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here