Calon Ketua OSIS Cimed Diingatkan Tak Politik Uang

530
BERLATIH DEMOKRASI : Siswa-siswi SMK Citra Medika Kota Magelang melaksanakan pemilihan Ketua OSIS rasa Pemilu di halaman sekolah setempat. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)
BERLATIH DEMOKRASI : Siswa-siswi SMK Citra Medika Kota Magelang melaksanakan pemilihan Ketua OSIS rasa Pemilu di halaman sekolah setempat. (PUPUT PUSPITASARI/JAWA POS RADAR KEDU)

MAGELANG – Ratusan pelajar SMK Citra Medika (Cimed) Kota Magelang kemarin menghelat pemiliham ketua OSIS (Pilketos) ala pemilihan umum (Pemilu). Sebelum coblosan dimulai, siswa menyaksikan tiga kandidat ketua OSIS mengikuti debat demokrasi hebat.

Yakni: Brigita Puspitawardani, Muhammad Nur Rohim, dan Dian Ayu. Pelajar kelas X keperawatan itu memaparkan visi, misi, dan program-program strategis untuk memajukan sekolahnya. Setelah presentasi, ketiganya saling melempar pertanyaan.

Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPUD Kota Magelang, Singgih Harjanto, hadir menyaksikan debat. Menurut Singgih, pemikiran dan gagasan di depan umum adalah citra demokrasi yang sehat.

“Sehingga para siswa yang menyaksikan debat itu tidak hanya memilih karena suka dengan sosoknya (kandidat, Red), tapi suka juga dengan visi, misi, dan, mendukung program-programnya.”

KPUD juga menyosialisasikan terkait politik uang. Meski, ia yakin, para kandidat tidak menggunakan cara itu untuk meraup suara terbanyak. “Politik uang pangkal kehancuran negara kita. Kalau sejak dini sudah belajar demokrasi sehat, seterusnya akan sehat terus.”

Kepala SMK Citra Medika Kota Magelang, Hendratno Widhiatmanto mengapresiasi antusiasme pelajar mengikuti Pilketos dalam rangka reorganisasi OSIS 2017-2018. Agar menarik siswa dalam mengunakan hak pilih, pihaknya menyediakan 4 bilik suara. Dua kotak suara dipinjam dari KPUD. Ia juga menyiapkan tinta biru untuk menandai para siswa yang sudah ikut memilih. “Kertas suara yang kami cetak juga sejumlah siswa dan guru,” ucapnya mengantisipasi pemilih ganda.

Proses seleksi Pilketos sudah berlangsung beberapa hari lalu. Ada 8 kandidat ketua OSIS yang mendaftar. Mereka wajib mengikuti tes. Meski begitu, ketuntasan nilai akademik juga menjadi pertimbangan tersendiri. Nilai-nilai mata pelajaran harus di atas kriteria ketuntasan minimal (KKM). Dari bermacam tes yang diikuti para calon ketua, hanya tiga yang dianggap layak. Dalam acara ini, juga disuguhkian sejumlah hiburan. Salah satunya, pantomim. (put/isk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here