Buka Resto Angkringan

1031
LAUNCHING RESTO : Wabup Joko Sutanto bersama Sekda dr Singgih Setyono MMR dan Direktur Utasma Anwusa, Sumirah membuka Resto Angkringan di gedung KONI. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LAUNCHING RESTO : Wabup Joko Sutanto bersama Sekda dr Singgih Setyono MMR dan Direktur Utasma Anwusa, Sumirah membuka Resto Angkringan di gedung KONI. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Angkringan merupakan salah satu warung makan atau sekedar tempat nongkrong yang identik dengan pinggir jalan dengan segala kesederhanaannya. Terlebih, jika di Demak, angkringan terkenal dengan menu andalan nasi kucing atau nasi bungkus.

Meski begitu, kini banyak pengusaha yang memutar otak, menjadikan warung angkringan menjadi tempat yang asyik buat nongkrong dan nyaman sekelas resto. Meski tetap mengusung unsur kesederhanaan dengan menu-menu yang lebih menarik, lebih bercita rasa dan menggugah selera. Terpenting, dapat dijangkau semua kalangan.

Salah satunya adalah Resto Angkringan yang didirikan BUMD Anwusa yang dibuka oleh Wakil Bupati Demak, Joko Sutanto, kemarin. Angkringan ini berada di dalam lingkungan Gedung KONI Demak. Angkringan modern ini menyajikan berbagai menu khas yang lebih menjual cita rasa. Hadir dalam kesempatan itu, Dandim 0716/Demak Letkol Inf Agung Udayana bersama jajaran Forkopimda Demak, Sekda Demak dr Singgih Setyono, MMR, Direktur Utama Anwusa Sumirah.

Direktur Utama BUMD Anwusa, Sumirah mengatakan bahwa berbagai menu nasi bungkus atau nasi kucing tetap disajikan. Seperti, nasi bihun, nasi kering tempe, nasi oseng kacang panjang, nasi teri, nasi ikan bandeng, nasi kerang, dan masih banyak lagi. Untuk pendamping lauknya, ada berbagai macam, seperti sate telur, sate usus, sate keong, sate bakso, sate pentol, siomay, dan tentu saja aneka macam gorengan. “Jadi, pengunjung bisa bebas memilih menu sayuran maupun lauk yang telah disediakan terpisah. Pokoknya sesuai selera kosnumen yang akan menikmatinya,” katanya.

Sumirah menambahkan, selain menu-menu tersebut, masih ada menu yang diandalkan yakni nasi bakar. Nasi ini berisi berbagai macam pilihan lauk serta sayuran di dalamnya yang dibungkus dengan daun pisang lalu dibakar sehingga beraroma khas kelezatanya. Kemudian disajikan dalam kondisi masih hangat. Ada pula menu tambahan yang layak dijadikan pilihan untuk dicoba, yakni ayam Panggang, gudeg Jogja, dan bebek goreng. “Fasilitas kami sediakan ada free wifi, live karaoke setiap hari, dan live music saat akhir pekan serta nonton bareng (nobar). Selain itu, tersedia musala dan toilet,” sambung Sumirah.

Dia mengaku, warung stand angkringan itu dapat menampung sebanyak kurang lebih 100 orang pengunjung. “Tempatnya cukup strategis dan lahan parkir memadai,” ujarnya. (hib/ida)

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here