33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Aksioma Diikuti 252 Peserta dari 23 MI

Ajang Berbaur dengan Masyarakat

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

DEMAK – Sebanyak 252 peserta dari 23 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, ambil bagian dalam Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) yang diadakan di MI Nashriyah Sumberejo, Sabtu (25/3) kemarin. Nantinya pemenang di setiap nomor yang dilombakan akan mewakili Kecamatan Mranggen dalam Aksioma tingkat kabupaten dan seterusnya di tingkat provinsi dan nasional.

Ketua Aksioma 2017, Sairul Anwar, mengatakan, Aksioma merupakan kegiatan yang gelar di bawah Kementerian Agama (Kemenag) dan ditujukan sebagai ajang seleksi dan penjaringan siswa-siswi yang berprestasi dalam bidang seni dan olahraga. “Pemenang akan disiapkan dalam Aksioma tingkat kabupaten April mendatang,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Berbagai nomor yang diperlombakan, meliputi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan pidato. Di bidang olahraga meliputi 4 cabang yakni, lari, lompat jauh, lompat tinggi, dan tenis meja. Aksioma yang rutin digelar 2 tahun sekali itu, tidak hanya digelar di MI Nashriyah, sebagian nomor seperti MTQ dan Pidato dihelat di tempat ibadah sekitar madrasah tersebut.

Sairul berharap keberadaan madrasah dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. “Setidaknya 3 musala yang digunakan untuk lomba, tersebar di 2 RT. Dengan begitu, peserta dapat membaur dan bersosialisasi dengan masyarakat sekitar,” tuturnya.

Sairul mengatakan, semua itu dilakukan agar perlombaan tetap berlangsung kondusif serta terjaganya nilai-nilai tradisi yang ada sudah melekat di daerah perkampungan. “Tak semua modernitas itu baik. Makanya, membaur jadi satu dengan masyarakat, juga memberikan hiburan dan tontonon positif,” ungkapnya.

Sementara itu, peringkat 1 lomba lompat jauh, Nanika Vitasari mengaku terkesan dan siap berprestasi lebih ke depannya. Menurutnya, persiapan matang sudah dilakukannya sejak jauh-jauh hari. “Tidak menyangka akan meraih juara pertama. Namun saya menargetkan kemenangan di tingkat kabupaten, April mendatang,” ujar siswa kelas IV MI Nashriyah tersebut.

Sebelumnya, pembukaan Aksioma dibuka resmi oleh Kasi Pendidikaan Madrasah Kementrian Agama Kabupaten Demak, Juair SAg, MM. Selanjutnya, Aksioma tingkat kabupaten akan digelar di MI Negeri Guntur, 8 April mendatang. (sct/mg28/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dekonstruksi Troubling Legacy Agama-Agama (1)

RADARSEMARANG.COM - ADA tiga peristiwa yang menyita perhatian dunia sepanjang minggu terakhir menjelang bulan suci Ramadan 1439 H. Pertama, kerusuhan akibat ulah narapidana teroris...

Semakin Mantap Tekuni Modeling

RADARSEMARANG.COM - MENGGELUTI dunia modeling adalah hal baru bagi Juria Ayu Handini. Mahasiswi Statistika Universitas Diponegoro (Undip) angkatan 2014 itu baru menginjakkan kakinya di...

Hari Pertama, Ita Pastikan Pelayanan Optimal

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, memastikan semua pelayanan di pemkot pada hari pertama masuk kerja setelah libur panjang, Selasa...

Bantuan Alat Tangkap Kurang Tepat

SEMARANG – Bantuan alat tangkap pengganti cantrang untuk pemilik kapal di bawah 10 Gross Ton (GT) di Jateng yang diberikan Menteri Kelautan dan Perikanan,...

Belasan Ponpes Kekurangan Al Quran

SEMARANG - Masih banyak surau, pondok pesantren serta masjid di kota Semarang yang kekurangan Al Quran. Untuk itu Senin (12/6) kemarin, komunitas Hijabersmom Comunity...

Momentum Kebangkitan Mahesa Jenar

SEMARANG – Ajang kompetisi Divisi Utama 2017 kali ini diharapkan bakal menjadi momentum yang tepat bagi tim PSIS Semarang untuk bisa kembali berlaga di...